Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Desember 2015

Format Inovatif dan Edukatif Penuntasan Masalah Sampah di Indonesia



Sampah merupakan salah satu produk dari proses dinamika kehidupan peradaban manusia, baik individual maupun komunal. Laju kuantitas produksi sampah secara individual biasanya sangat dipengaruhi oleh kompleksitas kebutuhan hidup masing-masing individu manusia, sedangkan secara komunal akan berbanding lurus dengan laju pertumbuhan dan pertambahan penduduk pada luasan area tertentu.

Secara umum sampah yang dihasilkan oleh manusia di bagi dalam 2 (dua) golongan besar, yaitu sampah organik (bisa diuraikan oleh bakteri mikroba dan diserap kembali oleh alam) dan sampah non organik (tidak bisa diurai secara alami dan berpotensi besar mencemari lingkungan). Dua golongan besar jenis sampah tersebut mempunyai karekteristik sifat dan potensi yang sangat berbeda, sehingga keduanya juga memerlukan proses penanganan yang berbeda pula

Sampai detik ini, sampah masih menjadi salah satu sumber permasalahan serius bagi sebagian besar kota-kota di Indonesia. Rendahnya pemahaman, kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat dalam manajemen pengelolaan sampah plus semakin terbatasnya daya dukung dan daya tampung alami lingkungan di perkotaan, sering dituding sebagai biang keladi ribet dan berlarut-larutnya penyelesaian permasalahan sampah di berbagai kota di Indonesia.

Di Indonesia, permasalahan pengelolaan sampah beserta turunannya seperti banjir, pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan dll, termasuk masalah “laten” yang unik dan menggelitik! Karena, Berapapun dana yang dialokasikan, sehebat apapun program dan manajemen kontrol yang dibuat, sebanyak apapun peraturan perundangan beserta turunannya yang ditetapkan dan secanggih apapun inovasi alat yang digunakan, masih belum mampu memberikan progress yang signifikan terhadap permasalahan sampah di Indonesia.

Seperti negara berkembang lainnya, Indonesia yang kebetulan mempunyai latar belakang karekteristik sosial budaya yang begitu beragam dengan kompleksitas aturan, nilai dan tatanan yang begitu rumit, permasalahan sampah lebih banyak berkutat pada pada masalah orang-nya bukan pada perangkat elemen yang lain, seperti program, teknologi, pembiayaan atau produk hukum yang ada. Sejarah mencatat, sudah berapa kali produk hukum yang mengatur sampah di buat dan disahkan, sudah berapa macam dan jenis program pengentasan permasalahan sampah di gulirkan oleh pemerintah, sudah berapa banyak inovasi teknologi diterapkan untuk pengelolaan sampah, sudah berapa banyak dana yang dikeluarkan pemerintah dan masyarakat yang peduli lingkungan untuk mereduksi sampah? Semuanya nihil alias tidak memberikan hasil dan pengaruh signifikan bagi penyelesaian permasalahan sampah di berbagai kota di Indonesia.

Seandainya semua konsisten, sejak pemerintah menetapkan UU No. 18 Tahun 2008 tanggal 7 Mei 2008 tentang pengelolaan sampah, permasalahan sampah di Indonesia khususnya di Kota-kota besar, seharusnya sudah game over alias sudah tamat, sehingga energi potensial bangsa bisa dialokasikan untuk kepentingan-kepentingan lain yang tidak kalah pentingnya. Tapi kenyataannya tujuh tahun berlalu sejak diketok palu, UU No. 18 Tahun 2008 tak lebih dari macan kertas yang tidak bisa berbuat dan membuat pengaruh apa-apa! Lantas apa sebenarnya yang kita perlukan?

Untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia, ada 3 (tiga) kunci utama yang wajib dipegang, dibenahi dan diberdayakan dengan benar secara maksimal, yaitu Mental Manusia (Pemerintah dan rakyat/masyarakat), Teknologi dan Sistem/Mekanisme

I. (MENTAL) MANUSIA

I.1Pemerintah
Indonesia sudah merdeka sejak 70 tahun yang lalu, berbagai masalah bangsa yang mendera bangsa Indonesia sejak era kemerdekaan di tahun 1945 seharusnya memberikan pengalaman yang berharga kepada semua elemen bangsa, sedangkan kita selama ini terlanjur memahami bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Sebenarnya agak aneh, kalau tidak pantas dibilang lucu! Di jaman serba digital dengan akses teknologi informasi yang bisa melipat ruang dan waktu menjadi sedemikian efektif dan efisien, bangsa sebesar Indonesia sampai detik ini masih saja disibukkan oleh urusan sampah (rumah tangga)? Apa yang salah?

Memang, permasalahan sampah bukan domain dari kota-kota di Indonesia saja! Hampir semua kota besar dan maju di dunia semuanya "pernah" mengalami krisis permasalahan sampah. Bedanya, kalau kota-kota besar dan maju di luar sana "pernah" mengalami krisis permasalahan sampah. Kata pernah artinya menunjukkan kata lampau. Jadi, mereka akhirya menemukan solusi, tapi kalau kita bukan hanya pernah saja tapi terus menerus dihantui masalah sampah sampai sekarang. Pertanyaanya, kenapa bisa begitu? Karena kita tidak pernah sungguh-sungguh mau belajar dari pengalaman plus contoh-contoh konkrit yang ada di luar sana secara komprehensif dan sayangnya, situsi ini diperparah oleh tabiat atau kebiasaan bangsa kita yang suka lupa dan melupakan.

Untuk menyelesaikan masalah sampah secara tuntas dan komprehensif, point pertama yang wajib dan harus disiapkan adalah sebuah otoritas pemerintahan yang legal, kredibel dan bermental kuat, baik dari segi manajemen maupun politik. Dengan bergaining power yang kuat, maka konsistentensi dan akselerasi semua program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah relatif bisa dikontrol dan dijaga stabilitasnya sampai tuntas. Sejauh ini, program pemerintah dalam pengentasan masalah sampah (dan program lain yang menyasar masyarakat) selalu mentok di level jalur distribusi. Kita kuat dalam konsep tapi lemah dalam penerapan dan pengawasan. Sehingga banyak program, termasuk pengentasan sampah yang manfaatnya tidak sampai pada masyarakat hanya berhenti pada kertas laporan yang ujung-ujungnya adalah ABS alias Asal Bapak Senang.

Sekarang, kita memerlukan sebuah gagasan program nasional pengelolaan sampah dari pemerintah yang bersifat menggebrak masyarakat! Power daya gebraknya kalau perlu yang bisa memberikan efek shock Therapy kepada masyarakat dengan tujuan untuk mengembalikan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya sendiri, khususnya terhadap sampah. Program gebrakan dari pemerintah ini tetap harus dilengkapi dengan visi dan misi yang jelas dan terukur, aturan main yang aplicable dan kelengkapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan. Disini, kita juga memerlukan sebuah tim pemerintahan yang kreatif, inovatif, mau bekerja keras dan bekerja cerdas.

Memang secara teori, idealnya sebuah program yang menyasar kepada masyarakat akan berjalan lebih efektif dan efisien jika pola strategi yang dipakai pemerintah adalah pola bottom up bukan top down dimana masyarakat dilibatkan secara langsung untuk ikut menentukan skala prioritas dan teknis operasional yang sesuai dengan karakter sosioculture-nya masing-masing. Tapi akan lebih ideal jika memakai pola berimbang, dimana masyarakat tetap dilibatkan secara langsung untuk ikut menentukan skala prioritas dan teknis operasional yang sesuai dengan karakter sosioculture-nya masing-masing, sedangkan pemerintah berperan sebagai steering comite, advisor dan supervisi yang wajib menjamin keberlangsungan dan keberjasilan program yang telah dicanangkan pemerintah.

Sebagai contoh :
Saat ini sebagian masyarakat kita sedang demam bank sampah. Bank sampah dinilai oleh (masih) sebagian masyarakat kita sebagai salah satu solusi inovatif untuk mengentaskan masalah sampah di daerah/wilayah masing-masing (level RT, RW dan Desa). Seharusnya pemerintah mengkaji fenomena bank sampah yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat ini dan kalau memang metode bank sampah ini dinilai efektif, efisien, cocok dan tepatguna untuk menyelesaikan permasalahan sampah di seluruh Indonesia, segera ambil langkah strategis menjadikan bank sampah sebagai program nasional untuk mengentaskan masalah sampah di seluruh Indonesia.
Pemerintah melalui perangkatnya sampai level paling bawah bisa "memaksa" masyarakat untuk membangun bank sampah dengan cakupan luas wilayah sesuai kebutuhan. Bisa per-RT, RW, atau desa/kelurahan dengan penanggung jawab pengelolaan program dipegang pemimpin atau ketua wilayah setempat, kalau lingkungan RT ya ketua RT, kalau lingkungan RW ketua RW dan kalau cakupannya wilayah desa otomatis kepala desanya. Atau kalau mau formal sekaligus profesional pengelolaan bisa diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) atau dengan mendirikan koperasi. Ini hanya sebuah contoh dari rancangan kasar, untuk bentuk detail dan idealnya pemerintah melalui kemeterian atau kedinasan terkait bisa mengkaji lebih dalam. 

I.2 Masyarakat
Inti dari permasalahan sampah di Indonesia lebih kepada orang/manusia-nya daripada faktor yang lain. Untuk itu, faktor manusia harus menjadi perhatian pertama dan utama pemerintah sebelum mebenahi faktor lainnya jika ingin permasalahan sampah bisa segera dituntaskan. Untuk kepentigan ini, memang harus ada kerja sama/sinergi lintas sektoral bisa lintas kementerian atau juga lintas kedinasan tidak bisa dibebankan pada satu titik domain saja. Seperti kita pahami bersama, masalah infrastruktur adalah domain dari kemeterian PUPR, untuk optimalisasi berbagai program yang berkaitan dengan infrastruktur tentunya kementerian pUPR tidak bisa bekerja sendiri tapi harus bersinergi dengan pemangku kepentingan lainnya sesuai situasi dan kebutuhannya.   Sebagai contoh, untuk mengembalikan kesadaran, pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungannya, masyarakat perlu treatment riil yang aplicable seperti keteladanan dan kurikulum pendidikan yang bisa mendukung sosialisasi program-program yang telah dicanangkan oleh pemerintah. 

I.2.a. Teladan
"Guru kencing berdiri, murid kencing berlari" peribahasa yang menggambarkan pentingnya sebuah keteladanan ini sangat cocok untuk mengambarkan keresahan masyarakat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Salah satu penyebab kegagalan kita mengatasi masalah sampah adalah minimnya keteladanan dalam lingkungan kita. Sebagai contoh, Kota Banjarmasin yang terkenal dengan "Kota Seribu Sungai", beberapa tahun silam pernah mendapatkan predikat sebagai kota terkotor di Indonesia. Parameternya jelas! Jika berkaitan dengan kata kotor urusannya pasti tidak jauh dari masalah sampah. Ironis memang, sungai yang selama ini menjadi icon Kota Banjarmasin dan telah menjadi urat nadi bagi kehidupan masyarakat Kota Banjarmasin selama berabad-abad lamanya, disaat bersamaan juga menjadi keranjang sampah bagi sebagian besar masyarakat kota yang tinggal di bantaran sungai.
Kenapa bisa begitu? Jawabannya adalah karena teladan atau contoh! Generasi sekarang kalau ditanya kenapa buang sampah ke sungai? jawabnya pasti karena melihat pendahulunya juga membuang sampah di sungai. Begitu terus tidak akan pernah sampai keujung. Jadi keteladanan merupakan salah satu kunci pembentuk karakter baik individu maupun komunal. Rumah, sebagai lingkungan terkecil sekaligus influence yang paling kuat dan intensif dalam pembentukan karakter anggotanya merupakan titik penting sumber keteladanan. Disini, peran tetua, orang yang dituakan dan orangtua merupakan titik sentral dalam membentuk generasi yang peduli sampah. Disini Kementerian PUPR bisa bersinergi dengan menteri yang terkait, bisa kementerian Sosial, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kemneterian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau yang lainnya sesuai kebutuhan.

I.2.b. Pendidikan/Sekolah
Setelah keteladanan, metode lain yang bisa digunakan untuk membentuk karakter generasi peduli sampah adalah melalui media pendidikan. Sekolah merupakan lingkungan kedua setelah rumah, sebagai sumber influence yang paling efektif untuk membentuk karakter dan kepribadian anak-anak kita. Guru  sebagai sosok yang digugu dan ditiru merupakan sumber keteladanan kedua setelah orang tua dirumah.
Strategi efektif lain yang paling memungkinkan untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah kepada generasi mendatang adalah dengan memasukkan materi persampahan secara lengkap ke dalam kurikulum bahan ajar di sekolah baik formal maupun non formal, kalu memungkinkan dari level terendah (PAUD) sampai level tertinggi (Univesitas). Level terendah harus di masuki karena alam bawah sadar anak-anak umumnya mempunyai kekuatan merekam berbagai influence yang ada disektarnya dengan kuat sehingga keteladanan-keteladanan positif yang berkaitan dengan sampah termasuk materi teoritisnya akan terus terpatri dalam alam bawah sadar mereka sampai dewasa. Harapannya, dengan menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah dari kecil akan membentuk karakter kapribadian yang kuat sampai dewasa. Disini Kementerian PR PU bisa bersinergi dengan kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah

II. SISTEM/MEKANISME KELEMBAGAAN
Untuk menyelesaikan masalah sampah di Indonesia, selain harus membenahi mental, pola pikir dan sikap manusia-nya. Sepertinya pemerintah juga perlu membentuk sistem/mekanisme kelembagaan secara formal yang secara khusus mengurusi sampah. Fungsi dan tugas kelembagaan ini adalah melakukan proses manajerial pengendalian dan pengelolaan sampah dari hulu sampai hilir, termasuk didalamnya akses perencanaan, pendanaan, upaya sosialisasi program, kegiatan kampanye, edukasi masyarakat, pengembangan usaha produksi, dsb. Agar tidak tumpang tindih dengan suku kedinasan serupa di daerah maka pemimpin daerah punya kewenangan untuk mengatur pola kerjasama sinergis diantara keduanya.
Kelembagaan ini diperlukan agar bisa bekerja mengurus sampah dengan fokus dan simultan dengan penanggung jawab dan pertanggungjawaban yang jelas pula sehingga permasalahan sampah di Indonesia bisa diselesaikan secara komprehensif dengan proses sistemik dan menghasilkan output maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Ingat! Jika sampah diurus dengan benar akan memberikan dampak ikutan yang mencengangkan, selain potensi kelestarian lingkungan, sampah juga mempunyai potensi ekonomi yang menggiurkan.

Kelembagaan formal yang diperlukan bisa berbentuk badan atau komisi atau bisa juga semacam gugus tugas dengan struktur kelembagaan dari tingkat pusat sampai lingkup daerah terkecil, RT. Kalau tidak mau repot dan mengeluarkan biaya lebih, idealnya pemerintah bisa menunjuk jaringan pemerintahan dalam negeri yang sudah ada, dimana di level propinsi berarti Gubernur yang bertanggung jawab begitu terus sampai tingkat RT. Kelembagaan ini nantinya juga berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat, menyangkut masalah persampahan berikut atribut trunannya.

Sebagai referensi, mungkin kita bisa belajar dari Kota Curitiba, Siapa sangka kota yang sekarang mempunyai julukan mentereng "the most Innovative City In The World"  ini, dua dasawarsa sebelumnya adalah kota langganan bajir, macet dan termasuk kota terkotor dan terkumuh di Brazil. Perubahan revolusioner diawali dengan tekad dan keinginan kuat pemerintahan setempat untuk berubah. Dengan modal political will dan pemerintahan yang kuat, pemerintah berhasil mendorong masyarakat untuk  bertransformasi dengan ikut bergerak secara aktif mengelola lingkungan. Pemerintah melalui gugus tugas yang dibentuk menyusun perencanan yang sangat fundamentalis untuk ruang tata kota, pengelolaan sampah, pendidikan warga, pengendalian banjir,lalu lintas sampai teknis produksi oksigen dan resapan air juga diperhatikan dan diperhitungkan secara serius keberlangsungannya. Hebatnya, semua perencanaan dengan motto "Design by Nature" tersebut didasarkan pada keseimbangan alam dan lingkungan, sesuatuyang belum pernah kita temukan di Indonesia.

III. TEKNOLOGI
Berbicara teknologi tentu tidak akan lepas dari inovasi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Baltbang PUPR) merupakan badan yang diberi amanah oleh pemerintah untuk menciptakan produk-produk berdayaguna tinggi, optimal dan berkelanjutan dengan berpedoman pada 4 (empat) konsep dasar sebuah produk inovatif, yaitu relevan (sesuai dengan kebutuhan dan keperluan), aplikatif (bisa diterapkan dan dimanfaatkan secara riil), inovatif (bisa dikembangkan) dan kompetitif (bisa bersaing di pasar). Penanganan masalah sampah merupakan salah satu obyek permasalahan yang menjadi tugas dan perhatian balitbang PUPR. Berbagai upaya untuk menciptakan produk-produk inovatif yang bisa memberi solusi bagi permasalahan sampah terus dilakukan oleh balitbang PUPR sampai saat ini.
Beberapa diantaranya yang telah dilepas dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat adalah teknologi inovatif Biofill, yaitu teknologi terapan tepatguna untuk mengolah tinja/kotoran manusia agar tidak mencemari alam dan lingkungan.



Biofil merupakan septictank ramah lingkungan yang bisa mengolah limbah kotoran manusia menjadi cairan yang lebih bersahabat dengan alam, bahkan cairan hasil proses Biofil bisa langsung dialirkan ke kolam ikan dan bisa juga dipakai untuk menyiram tanaman di kebun atau di taman.
Selain itu balitbang PUPR juga menciptakan Komposter, yaitu teknologi terapan tepaguna untuk mengubah sampah organik menjadi kompos yang bernilai ekonomi tinggi.

 

Komposter merupakan inovasi produk pengurai sampah organik unggulan Balitbang PUPR yang paling aplikatif  untuk diterapkan secara massal di masyarakat. Selain logika teknologi yang sebenarnya sederhana, bahan yang dibutuhkan untuk produksi unit komposter juga terbilang sangat mudah untuk didapatkan dipasaran, seperti tong bekas, paralon beserta perangkat tambahan seperti lem paralon. kemudian semua bhan dirangkai seperti gambar diatas terus ditanam dalam tanah. Cara kerja Komposter juga sangat sederhana,  semua sampah organik yang ada disekitar kita seperti daun-daunan, sisa makanan, nasi, sayuran, ikan semuanya bisa diproses, dengan cara dimasukkan dalam tong instalasi yang telah dibenamkan dalam tanah dengan rentang waktu tertentu, tergantung pada volume sampah organik yang diproses. Bahan-bahan sampah organik tersebut nantinya akan mengalami pembusukan oleh mikroorganisme yang terdapat dalam sampah dan didalam tanah. Proses ini nantinya akan menghasilkan lindi (pupuk cair) dengan komposisi C/N ratio : 16-20, Ca 23-27, N 1,79. Lindi selain bisa dipakai sendiri untuk memupuk tanaman juga mempunyai nilai ekonomis, karena bisa dijual.

Selain produk-produk diatas, sebenarnya Balitbang PUPR masih mempunyai banyak produk inovatif yang bisa diterapkan secara tepatguna di berbagai bidang keperluan masyarakat, tapi sayang karena kurangnya publikasi dan komunikasi dengan masyarakat menyebabkan berbagai produk inovatif dan aplikatif karya anak bangsa tersebut sama sekali tidak dikenal oleh masyarakat. Kalau situasi ini dibiarkan terus maka karya inovatif kelas dunia tersebut akan menjadi mubazir dan tidak bermanfaat. Pemerintah melalui kementerian PUPR ahrus segera membenahi situasi ini. Komunikasi yang efektif dengan masyarakat harus segera dilakukan sehingga bisa sama-sama saling sharing untuk mendapatkan format take & give yang berimbang dan memberi manfaat secara maksimal. Sehingga permasalahan sampah dan lainnya bisa segera teratasi secara tuntas.

Permasalahan sampah di Indonesia memang harus diselesaikan dengan tuntas. Sinergi dan komunikasi efektif semua pihak yang berkepentingan terutama pemerintah dengan rakyatnya harus lebih diintensifkan.  Tidak ada masalah tanpa solusi! Dengan mengimplementasikan langkah-langkah yang telah dipaparkan diatas, yaitu membenahi dan memberdayakan dengan benar dan maksimal Mental Manusia-nya (Pemerintah dan rakyat/masyarakat), Teknologi dan Sistem/Mekanisme Kelembagaan  secara konsisten, Insha Allah permasalahan sampah di Indonesia akan teratasi.

Minggu, 29 November 2015

Oleh-oleh dari Bali (HHD 2015) #2 : … Udeng, Sanggul dan Kopiah Pak Haji di Jalanan Kota Denpasar.

Setelah rangkaian acara seremonial malam puncak  Hari Habitat Dunia 2015 (HHD 2015)  di Wisma Werdhapura, Sanur selesai, saya langsung bergegas menuju kamar tempat saya dan dua rekan kompasianer  Ali Muakhir dan Martino menginap. Tempat menginap kami masih satu lokasi dengan tempat acara berlangsung yaitu di Wisma Werdhapura. Mungkin karena sudah kelelahan setelah melakukan penerbangan masing-masing dari CGK dan BDG, dua sahabat saya Ali Muakhir dan Martino sepertinya langsung go to bed. 




Meskipun saya sebenarnya juga merasa lelah dan penat setelah hampir 7 jam melakukan “perjalanan” udara  BDJ-DPS, dan sempat transit di JOG hampir 4 jam. Setelah mandi (maaf, burung besi milik Garuda yang membawa saya terbang BDJ-DPS baru turun saat acara sudah dimulai, jadi sepanjang perjalanan dari bandara sampai tempat acara selama kurang lebih 45 menit handphone saya terus berdering. Panitia seperti panik karena keterlambatan saya. Begitu sampai di tempat acara, ternyata saya sudah ditunggu oleh 2 orang ibu-ibu dari Kemen PUPR di depan lobby dan oleh mereka saya langsung diminta untuk ganti “kostum”, pakai batik tanpa mandi dan bersih-bersih dulu. Kebayang deh….rasa dan baunya badan saat itu….ha…ha…ha….! Alasanya, acara inti untuk kami,  “penyerahan hadiah”  Blog Competition sebentar lagi dimulai) dan membereskan pernak-pernik hadiah yang baru saja di berikan panitia, tiba-tiba…

“…..Toook…took …took!” Ada bunyi ketokan di pintu kamar saya. Ternyata sahabat saya yang sejak lulus kuliah sekitar 15 tahun lalu tidak pernah bersua, sekarang berdiri di depan pintu dengan pakaian layaknya seorang ustad dengan kopiah haji berwarna putih menutupi kepala. Dia Ustad Imam Tumaji! Sahabat lama yang sekarang sudah menetap di Kota Denpasar, rumahnya kira-kira 15 menit perjalanan dari tempat saya menginap di Wisma Werdhapura. Kami memang sudah janjian untuk bertemu. Setelah berbincang sejenak untuk melepas rindu karena sekian lama nggak ketemu, Ustad Imam Tumaji menawari saya untuk jalan-jalan keliling Kota Denpasar dengan mengendarai sepeda motor, “rasakan sensasi malam di Denpasar” katanya. Tanpa pikir panjang tawaran menikmati sensasi malam di Kota Denpasar langsung saya iyakan. Disinilah cerita dimulai…..

Ada yang sedikit janggal, ada yang kurang  dalam perjalanan itu! Ketika Ustad Imam Tumaji mempersilakan saya untuk naik ke boncengan sepeda motornya, saya menanyakan helm untuk saya. Maklum, sudah menjadi kebiasaan saya di Banjarmasin, untuk mengendarai sepeda motor di jalan raya harus memakai perlengkapan standart yaitu helm standart yang sudah ber-SNI. Jawaban mengejutkan datang dari Ustad Imam Tumaji,  ternyata dia memang hanya membawa 1 helm saja. Tentu saya terbengong-bengong dibuatnya. Dalam hati saya bertanya-tanya….Mau ngajak jalan-jalan berkeliling Kota Denpasar kok Cuma membawa 1 helm saja.



“ Jangan kuatir, pakai kopiah haji saya saja!” jawabnya. Saya semakin bingung.
“Kok pakai kopiah haji? Memang di Kota Denpasar tidak ada Polisi yang berjaga pada malam hari? Pikir saya  dalam hati.
Menurut Ustad Imam Tumaji, Di Bali berbeda dengan daerah di Indonesia lainnya! Disini ada semacam aturan tidak tertulis menyangkut masalah pemakaian helm di jalan raya. Bagi semua warga Bali, apapun agamanya selama yang bersangkutan memakai atribut di kepala untuk kepentingan ibadah (Hindu ; Udeng untuk laki-laki, Sanggul untuk wanita, Islam ; Kopiah haji  untuk laki-laki, Jilbab untuk perempuan.), maka tidak diwajibkan untuk memakai helm ketika berkendara roda 2 di jalan raya.

“Wooooow, ini bentuk dari kebijakan yang tidak biasa menurut saya, ini memang hanya ada di Bali! sebuah bentuk penghormatan terhadap “local genius” (meminjam istilah Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya) Bali. Jika merujuk pada istilah “local genius”, sepertinya dispensasi tidak wajib pakai helm bagi pengendara roda 2 di jalan raya di Bali awalnya diberikan kepada umat Hindu  saja, sebagai identitas religi dan budaya asli masyarakat Bali, tapi dalam perkembangannya seperti ada pelebaran ruang dispensasi tidak wajib helm ini. Umat Islam (Bali) yang kebetulan salah satu simbol atribut identiasnya juga berada di kepala (Kopiah Haji untuk laki-laki dan jilbab untuk perempuan,) akhirnya ikut “menikmati” dispensasi ini.

Dengan perasaan sedikit ragu, akhirnya saya ikuti saran Ustad Imam Tumaji untuk memakai kopiah hajinya dan akhirnya malam itu kami memang benar-benar berkeliling Kota Denpasar dengan hanya memakai 1 helm yang dipakai Ustad Imam Tumaji yang nyetir didepan sedang saya yang di belakang hanya pakai kopiah haji saja.

Jujur. Sepanjang perjalanan yang kami lalui malam itu sebenarnya terbersit rasa ragu dan cemas dalam hati saya. Apalagi kalau harus melewati titik persimpangan (perempatan, pertigaan) yang dijaga polisi atau ada pos polisinya degub jantung saya akan semakin kencang…..ada sensasi ganjil disana! Mungkin karena di Kota Banjarmasin saya tidak terbiasa (mungkin lebih tepatnya “tidak mungkin”) dengan apa yang kami lakukan seperti malam ini, keliling Kota tanpa atribut lengkap. Karena kalau ini saya lakukan di Banjarmasin pasti akan menimbulkan masalah besar (duit tilangnya…he…he…he….)

Tapi memang benar kata Ustad Imam Tumaji! Mungkin karena belum terbiasa saja, nanti lama-lama terbiasa kok! Haaaah terbiasa….? Waduuuuuh.

Setelah tikungan demi tikungan, pos polisi demi pos polisi dan polisi demi polisi kami lalui, berangsur-angsur rasa cemas dan canggung saya mulai menghilang. Tatapan bapak-bapak polisi yang sedang berdinas jaga di jalanan yang awalnya terasa tajam kearah saya, lama-kelamaan terasa lebih bersahabat dan akhirnya sayapun benar-benar bisa menikmati sensasi eksotisnya berkeliling Kota Denpasar di malam hari yang sebenarnya!  Mau coba?

Setelah puas berkeliling dan (sempat tiga kali singgah di area kuliner) menikmati malam di Kota Denpasar, akhirnya sekitar jam 01.30 WITA dinihari kami memutuskan untuk kembali ke Wisma Werdhapura di Sanur, tempat saya menginap dan kami sepakat untuk melanjutkan sensasi petualangan (pakai kopiah haji) besok pagi. Hmmmmm sensasi apalagi yang nanti didapat  ya……?

Pagi akhirnya datang juga! Setelah Sholat Subuh saya turun ke pantai yang letaknya  di belakang hotel. Tujuannya jelas, nungguin sunset di pantai Sanur sambil rebahan di gazebo yang sering dipakai syuting FTV atau sinetron-sinetron di TV kita. Tidak lama sang mentari benar-benar memberikan fragmentasi alam yang luar biasa indahnya. Sayang seribu sayang! Fragmentasi alam yang menjadi salah satu andalan wisata di Bali itu tidak sempat terekam baik dalam bentuk foto maupun video karena kamera dan HP sedang lowbatt, lupa untuk nge-charge.   



Setelah beberapa saat menikmati indahnya awal perjalanan sang mentari untuk menerangi bumi pagi ini, saya dan dua sahabat kompasianer,  Ali Muakhir dan Martino akhirnya meneruskan langkah menuju tempat sarapan yang letaknya di bibir pantai Sanur. Kira-kira kebayang nggak gimana indahnya suasana saat itu?....Hmmmm pokoknya keren dah….

Pagi itu kami sarapan dengan menu masakan Indonesia dan satu menu khas Bali, sate lilit. Ditengah-tengah cengkerama sarapan pagi, tiba-tiba datang Ustad Imam Tumaji dengan seyuman khasnya yang masih seperti dulu saat masih kuliah, selalu sanggup membuat siapapun “terhipnotis” untuk lebih bersemangat menjalani hidup. Obrolan pagi saat sarapan itu semakin seru ketika Bapak Edward Abdurahman dari Kemen PUPERA ikut bergabung dan menceritakan berbagai pengalaman serunya keliling ke berbagai Negara untuk mengikuti workshop tentang tata kelola lingkungan. Tidak terasa waktu belalu begitu cepat, kami baru tersadar ketika Martino minta ijin pamit mau berkemas, soalnya jam 09.30 harus terbang balik ke CGK.



Setelah bersama-sama mengurus “berbagai” administrasi dengan pihak panitia dari Kemen PUPERA, kami bertiga berpisah Martino berkemas dan langsung meluncur ke Bandara DPS, Ali Muakhir siap-siap berkemas dan saya  juga langsung check out dari Wisma Werdhapura. Bersama Ustad Imam Tumaji kami akan meneruskan petualangan kami yang  belum selesai. 



Waktu di Jam tangan saya menunjukan pukul 10.15 WITA dan saya harus terbang balik  DPS-BDJ transit SUB jam 12.50 WITA. Artinya ada space waktu sekitar 1,5 jam saja untuk menjelajah Kota Denpasar , karena 1 jam sebelum take off saya harus sudah boarding. Waduuuuuuh mepet bangeeeeet!
“Let’s go!” Kata Ustad Imam Tumaji.

Lagi-lagi saya disuruh pakai kopiah haji yang tadi malam diikhlaskan sebagai kenang-kenagan buat saya. Dengan tas ransel yang telah penuh di punggung, Ustad Imam Tumaji langsung tancap gas……Tujuan kami adalah mencari buah tangan khas Bali untuk keluarga dirumah. Liku-liku jalanan Kota Denpasar yang kami lalui tidak satupun yang saya ingat saking kencangnya Ustad Tumaji membawa sepeda motor, karenanya perasaan was-was kembali muncul dalam hati saya. Selain hanya memakai kopiah haji saja tanpa helm, tentu penampilan saya bukanlah sesuatu yang umum bagi masyarakat setempat,  ditambah lagi kendaraan yang melaju kencang sering menjadi perhatian sesama pengendara dan polisi yang berjaga di beberapa titik yang kami lalui.

Tepat di ruas jalan Tukat Bilah (nama jalan ini saja yang saya ingat, karena sempat membaca namanya di beberapa lokasi) tiba-tiba Ustad Imam Tumaji mengurangi kecepatan secara drastic. Ternyata di depan banyak pecalang tengah berjaga, sedangkan sebagian lainnya mengatur lalulintas. Ternyata di ruas jalan Tukat Bilah itu sedang ada iring-iringan masyarakat yang sedang mempersiapkan upacara ngaben. Dengan pelan kami menyusuri sepanjang iring-iringan warga yang tengah mempersiapkan upacara ngaben yang panjangnya hampir 500 meter tersebut, setelah itu kami melaju dengan kecepatan normal kembali alias ngebuuuuut!



Akhirnya kami sampai di tujuan kami yang pertama, yaitu di pusat oleh-oleh Bali Erlangga 2 di Jl. Nusa Kambangan 160 A Denpasar. Banyaknya item produk oleh-oleh yang disediakan dari kaos, kain, snack, dan berbagai pernak-pernik khas Bali membuat kami tertahan agak lama disini. Sampai ustad Imam Tumaji mengingatkan saya. “Durasiiiiiiii…..! Setelah foto-foto sejenak, kami langsung melanjutkan ptualangan dengan si kopiah haji menuju ke oleh-oleh khas Bali Krisna yang letaknya tidak jauh dari  Erlangga 2 di Jl. Nusa Kambangan.  Setelah mengobrak-abrik semua koleksi kaos yang saya cari kami langsung cabut dan meneruskan petualangan menuju destyinasi oleh-oleh yang paling di cari oleh wisatawan di Bali, pabrik kata-kata JOGER di jalan raya Kuta. Perjalanan dari outlet Krisna menuju JOGER inilah yang paling mengangkan bagi saya. Selain melewati banyak pos polisi, padatnya lalu lintas kota menuju Kuta membuat perjalanan bersama si kopiah haji agak tersendat dan satu lagi, kami dibatasi durasi yang semakin mepet! Benar saja dugaan kami, karena sekarang hari sabtu berarti saatnya  weekend,  JOGER pasti penuh sesak. Setelah memilih dan memilah oleh-oleh sambil berlari nabrak sana-sini, saya langsung menuju kasir dan……antrinya masih 15 orang lagi! Saya melirik jam tangan saya. Sekarang jam 11.50 artinya tepat 1 jam lagi pesawat Lion yang membawa saya pulang ke BDJ akan terbang. Syukurnya, Ustad Imam Tumaji bilang. Durasi masih cukup kalau antrian ludes dalam waktu 10-15 menit! Sambil terus menunggu antrian di kasir, saya terus memantau perjalanan putran jarum jam di tangan saya. Alhamdulillah, tet…jam 12.05 kami sudah keluar dari rumah pabrik kata-kata JOGER dan harus kembali menyusuri jalanan menuju bandara DPS, sekali lagi dengan si kopiah haji! Dengan kecepatan layaknya pembalap motoGP, USTAD Imam Tumaji memacu si kuda besi dengan meliuk-liuk di sela-sela padatnya ruas jalanan menuju bandara DPS dan akhirnya tepat pukul 12.20 kami sampai di tempat parker sepeda motor bandara DPS. Tapi, nyali saya kembali ciut ketika mengetahui jarak antara tempat parkir sepeda motor ini dengan area boarding bandara masih harus jalan kaki sejauh sekitar 1km lagi, apalagi kami membawa barang bawaan yang tidak sedikit. Dengan setengah berlari sambil terengah-engah akhirnya sampai juga kami di ruang keberangkatan bandara DPS. Setelah mengucapkan salam perpisahan, Akhirnya saya tinggalkan Ustad Imam Tumaji yang telah membawa saya mengenali sedikit keunikan Bali yang begitu luar biasa berkesan. Betapa terkejut dan leganya saya, ternyata pesawat yang membawa saya pulang ke BDJ ternyata di ­delay……(delay kok seneng ya……..?!Ha…ha…ha…..)

Rabu, 11 November 2015

Saatnya Move On dan Out Of The Box!, Yuk, Lengkapi "Traveller lifestyle-mu" di Blibli.com! Big Choices Big Deals!





Saatnya Kita Move On dan Out Of The Box, Kawan!

Hidup ini indah kawan! Apalagi hidup di jaman internet seperti sekarang, dunia seperti tidak lagi berjarak dan bersekat oleh ruang dan waktu. Setiap saat, kita bisa menggenggam dunia dengan segala isinya! Dengan bermodal jari jemari dan sebuah kata "bijaksana", kita bisa memulai hidup untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, lebih mudah dan lebih bermanfaat. Efektif dan efisien bukan!?

Kehadiran internet dalam peradaban millenium sekarang ini memang menghadirkan sebuah revolusi bagi tatanan kehidupan manusia di berbagai belahan dunia manapun. Berbagai informasi yang kita perlu dan butuhkan semuanya bisa dipanggil untuk hadir dihadapan kita dalam waktu sekejap .

Salah satu lifestyle yang sekarangsedang menjadi trending topic dalam urban style masyarakat dunia adalah kehadiran Online Shop atau toko yang menjajakan barangnya tanpa menggunakan ruang pajang konvensional, tapi barang dipajang di ruang virtual yang hanya bisa diakses melalui koneksi internet.

Di Indonesia, pertumbuhan Online Shop layaknya tumbuhnya jamur di musim penghujan.Berbagai inovasi dan kreasi cerdas pelaku industri ini dalam menggaet pembeli seperti berpacu dengan mesin waktu yang berputar semakin cepat dari waktu ke waktu. Move On!
Memang semua serba cepat, serasa dekat dan dimudahkan dengan kehadiran internet! Hal ini juga yang meng-ilhami saya dan keluarga untuk  out of the box, keluar dari zona nyaman, aman dan mapan untuk mendapatkan hakekat hidup pilihan, yaitu hidup merdeka dalam berkreatifitas!
Kegilaan dan ke-nylenehan keluarga saya, dimulai sejak sekitar 6 (enam) tahun yang lalu,  ketika saya memutuskan untuk keluar dari “zona nyaman, aman dan mapan” saya di salah satu perusahaan retail asing ternama di Indonesia dengan penempatan lokasi kerja di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Saat itu hampir semua orang-orang disekitar saya (kecuali istri dan anak-anak saya, tentunya) menganggap saya sudah gila!

"Apalagi yang ingin kamu cari dan dapatkan??" Begitulah sebagian besar pertanyaan yang keluar dari benak dan bibir mereka! Jabatan “mentereng” sebagai Manajer HR&GA, gengsi, gaji besar, fasilitas serba waaaah! Apa lagiiiiii?

Wajar…! memang wajar kalau sebagian besar orang-orang disekitar saya menganggap saya tidak waras alias gila! Logikanya begini…” lha wong sudah nyaman duduk di tempat yang aman dan mapan, semua kebutuhan hidup keluarga sudah terpenuhi, lha kok malah resign! 

Apakah saya memang gila alias tidak waras? Ini dia jawabannya!
Memang segala sesuatu yang tidak lazim, tidak umum dan tidak biasa, selalu mendatangkan  “pertanyaan dan perhatian bahkan reaksi yang bermacam-macam pada awalnya, tidak terkecuali keputusan saya yang dianggap gila. Tapi, semua akan berbalik 180 derajat, ketika ketidaklaziman dan semua kegilaan ternyata akhirnya memberi hasil dan manfaat melebihi ekspektasi yang telah semua orang bayangkan.

Maaf ! Style pola pikir saya dan keluarga yang tidak selalu mengikuti mainstream memang memberi kesan aneh, tidak umum bahkan tidak logis dimata keluarga dan orang-orang disekitar saya. Tapi inilah saya! Inilah pilihan jalan hidup saya dan keluarga saya! Bukankah semua aspek dalam kehidupan ini adalah pilihan? Big Choices, Big Deals! seperti slogan baru Blibli.com. Tertarik? Yuk kita lanjut....


Virus Wirausaha Mandiri Pemicu dan Penggerak Kreatifitas Tanpa Batas

Bibit "kegilaan" kami, bermua sejak saya bersentuhan lebih intensif dengan internet, khususnya sejak kemunculan smartphone dan booming konsep entrepreneurship di
Indonesia pasca resign dari dunia kerja. Kondisi inilah yang mempunyai peran besar menjadi katalisator kegilaan saya dan keluarga dalam memilih jalan hidup baru yang tidak biasa, tapi mulai populer akhir-akhir ini, yaitu ber-wira usaha mandiri.

Bertemu kaki pelangi di Sungai Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Saya mengawali usaha dengan memproduksi dan menjual berbagai souvenir berbahan dasar kaleng bekas dengan hiasan ornamen khas Kalimantan, seperti jam dinding, kap lampu, wadah lilin, celengan, wadah alat tulis dan banyak lagi yang lainnya, secara online. Disinilah, titik balik kehidupan saya dan keluarga benar-benar dimulai. Awalnya proses kreatif produk semuanya kami tangani sendiri, mulai dari design sampai produksi. Sedangkan untuk delivery, selain dikirim melalui jasa pengiriman paket, kami selalu meluangkan waktu di 2-3 hari di akhir minggu (weekend) untuk berkeliling mendistribusikan produk kami kepada pelanggan baik reseller mupun end user, khusus di seputaran Kalimantan Selatan dan Sebagian Kalimantan Tengah. Sambil menyelam kami minum air mungkin istilah itulah yang paling bisa mewakili acara weekend kami di lapangan. Selain tujuan utama untuk delivery, kami juga ingin melakukan survey secara langsung terhadap "pasar" kami dan satu lagi yang tidak boleh tertinggal adalah bajajalanan (bahasa banjar : jalan-jalan/travelling), karena inilah hobby kami sekeluarga sejak dulu.

Taman Labirin, Tambangulang, Kab. Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Hobby bajajalanan kami semakin intensif seiring berkembangnya kuantitas pesanan produk kami khususnya di seputaran Pulau Kalimantan.  Sehingga kami harus memilih dan memilah dengan cermat agar mix antara rute delivery yang efektif dan efisien dengan prioritas travelling kami yang lebih cenderung menyasar daerah baru yang belum pernah dikunjungi pada periode sebelumnya.

Sejak saat itu, kami sekeluarga seperti terlahir kembali ke dunia yang baru, dunia penuh warna yang tidak semua orang bisa menikmatinya…… Sudah pasti! Hari yang paling kami tunggu-tunggu adalah pada 2-3 hari di akhir pekan (weekend). Bagi kami itulah hari yang paling istimewa. Dalam 2-3 hari itu, kami menjadikan mobil kami sebagai rumah sekaligus kantor kami. Selama 2-3 hari itu, kami berkeliling Kalimantan Selatan dan sebagian Kalimantan Tengah dengan "peralatan tempur" lengkap layaknya orang melakukan tour atau ekspedisi, seperti seperangkat alat sholat, alat komunikasi (smartphone, telepon satelit, laptop, radio dan tv portable), perlengkapan berkemah (plus peralatan memasak seperlunya), bahan makanan dan minuman, peralatan mandi dan cuci dan lain-lain.
Ada yang mau ikut nggak? 

Plaza Alun-alun Ratu Zalecha, Kota Martapura, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan

Sekarang, bajajalanan sudah menjadi kebutuhan primer bagi kami. Tiada hari tanpa jalan-jalan! karenanya jatah 2-3 hari weekend pasti kami manfaatkan se-efektif dan se-efisien mungkin. Kami biasa menjelajahi seputaran Kota Banjarmasin dan beberapa kota yang diproyeksikan menjadi daerah penyangga atau satellite Kota Banjarmasin yang berkolaborasi membangun Kota Metropolitan dengan tajuk “Banjar Bakula” seperti Kota Banjarbaru, Kota Martapura yang terkenal dengan “Kota Serambi Makkah dan batu-batu mulia”-nya di Kabupaten Banjar, Kota Pelaihari “Jogja”-nya Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut dan Kota Marabahan di Kab. Barito Kuala.

Tidak jarang juga kami sampai ke  daerah “Banua Anam” yaitu 6 (enam) Kabupaten di Kalimantan Selatan bagian utara yang meliputi Kota Rantau di Kabupaten Tapin yang terkenal sebagai lumbung batubara-nya Kalimantan Selatan, Kota Kandangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang terkenal dengan kuliner “Dodol dan Ketupat Kandangan-nya, Kota Barabai yang terkenal dengan kuliner “Apam Barabai dan obyek wisata pagat” di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kota Amuntai yang lebih dikenal dengan “Itik Alabio dan populasi kerbau rawa”-nya di Kab. Hulu Sungai Utara dan Kota Tanjung yang terkenal dengan “buah Langsat”-nya di Kabupaten Tabalong.

Kota Kuala Kapuas, Kab. Kapuas, Kalimantan Tengah

Terkadang kami juga sampai ke “Kota Air” Kapuas, Pulang Pisau dan calon ibu kota negara Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah. Selain destinasi wisata yang sudah populer di Kalimantan Selatan dan tengah diatas, kami juga sering  mencari  (exploration) tempat-tempat baru yang berpotensi menjadi tempat wisata. Inilah yang kami sebut dengan bajajalanan atau travelling.

Setiap daerah yang saya sebutkan diatas mempunyai karakter alam & lingkungan, sosial, seni dan budaya yang berbeda-beda, inilah yang kami cari! Selalu mendapatkan hal baru di tempat baru yang kami datangi. Banyak hal yang kami dapatkan dari bajajalanan ala kami ini. Selain semakin tahu banyak hal dan mengenal lebih banyak orang (guna membangun relationship), kami juga mengumpulkan dan mengabadikan banyak materi menarik seputar kehidupan social, seni dan budaya masing-masing daerah tersebut, seperti adat istiadat, tempat wisata, arsitektur, makanan khas, kerajinan dan lainnya. semuanya kami abadikan dan sebisa serta secepat mungkin kami posting di website dan beberapa media sosial milik kami sebagai bagian dari “proses marketing” usaha saya, sekaligus sebagai bagian dari niat kami untuk memperkenalkan hal-hal baru yang mungkin bermanfaat tapi belum di kenal oleh khalayak, khususnya destinasi wisata di Kalimantan Selatan. Saya berharap suatu saat bisa menyusun materi yang telah saya kumpulkan menjadi sebuah buku yang bisa dipakai menjadi panduan “pariwisata murah Kalimantan Selatan”. Gratis! Kira-kira ada nggak yang mau jadi sponsor?

Yuk, Lengkapi "Traveller lifestyle-mu" di Blibli.com! Big Choices Big Deals!

Kepingin memilih hidup menjadi traveller seperti keluarga saya? Mudah! Ganti saja channel dalam alam bawah sadar anda ke gelombang sadar, bahwa kita bisa memilih jalan kehidupan sendiri yang lebih baik, lebih nyaman dan merdeka! Setelah itu, baru lengkapi "Traveller lifestyle-mu" di Blibli.com! Big Choices Big Deals!. Masih ragu?! Mari simak review otomotif sederhana saya bersama Blibli.com untuk menjadikan mobil anda rumah berjalan yang aman dan nyaman untuk travelling, 

Kehidupan traveller adalah seni! Seni menjalani hidup berkarakter dengan pola dinamis dan extrovert! terus bergerak dan berkembang seiring perjalanan ruang dan waktu. Karena itu memerlukan pola pikir yang smart, open minded dan logical tingking diatas rata-rata. Tapi jangan kuatir! Karena semuanya bisa diasah dan matang dengan sendirinya secara bertahap melalui proses yang kontinyu dan berkelanjutan ....and show must go on!

Selain kesiapan mental, untuk menjadi traveller sejati juga memerlukan bebarapa sarana/fasilitas pendukung agar semua nya bisa berjalan lancar seperti yang kita harapkan. Konsep traveller saya dan keluarga yang sudah berjalan selama ini, kami merenovasi mobil minivan satu-satunya milik kami menjadi rumah mobil atau rumah berjalan yang layak untuk mengakomodasi berbagai aktifitas kami selama di jalanan. Secara bertahap, kami berusaha melengkapi semua kebutuhan interior dan eksterior rumah mobil kami selengkap mungkin. Karena alasan efektif dan efisien, serta memanfaatkan kecanggihan teknologi telekomunikasi yang semakin pesat, kami memilih belanja berbagai kebutuhan dan perlengkapan rumah mobil kami melalui OLShop Blibli.com selain terpercaya, banyak pilihan dan tentunya harganya masuk akal! seperti slogan terbaru mereka Big Choices Big Deals!

Kami memulai membangun rumah mobil secara bertahap (Maklum pedagang....! duitnya sambil diputar juga...he...he...he...) dengan dimulai dari eksterior dilanjut ke bagian  interior. Inilah yang kita perlukan,


Saya tertarik untuk memasan rak atas mobil, karena dalam bajajalanan kami sekalian membawa barang yang harus kami delivery ke pelanggan, sehingga barang yang harus kami bawa sering tidak cukup kalau harus ditaruh dalam kabin. Sehingga solusinya, dengan menempatkan kelebihan barang bawaan di rak atas mobil. Untuk rak atap mobil, saya memilih produk Otoproject Polaris Roof Rack yang di jual di BliBli.com karena produknya berbahan stainless yang kuat dan anti karat, sangat cocok untuk bahan outdoor di alam Kalimantan yang lembab dan kemampuan serta daya tahannya menahan beban berat tidak diragukan lagi, bisa diacungi dua jempol!. Produk Otoproject Polaris Roof Rack ini sifatnya semi-custom karena bisa dipasang pada semua jenis mobil. Keren kan!? Tunggu dulu..! Karena ada lagi yang lebih keren disini! Itu lho harga yang masuk akal masih di fasilitasi dengan metode pembayaran yang beragam, jadinya flexible! Member tinggal pilih metode pembayar-nya sendiri-sendiri sesuai referensi masing-masing. Sudah gitu bisa dicicil tanpa bunga lagi! berlaku bagi 15 bank relasi (daftar lihat dibawah). Hadeeeeew.....masih mau ke lain hati? Ayo klik aja di sini poin reward-nya dah nungguin tuh! 


ini profil lengkap Otoproject Polaris Roof Rack





Health & Fun adalah slogan kami sebagai travellers, jadi pola hidup sehat tetap menjadi prioritas bagi kami dalam menjalani aktifitas sehari-hari termasuk ketika sedang bajajalanan kemanapun. Ada beberapa alat olahraga yang biasa menemani perjalanan kami bajajalanan, seperti bola, frisbee, rope jump / alat lompat tali, sepasang raket bulu tangkis dan sepeda. Khusus untuk membawa sepeda kami perlu memasang bike transporter  di rumah mobil kami, tidak tanggung-tanggung kami memakai yangbisa mengangkut 4 sepeda sekaligus, karena keperluan kami memang 4 sepeda yang harus dibawa. Untuk keperluan bike transporter,  BliBli.com memberi banyak penawaran produk dengan spesifikasi dan harga yang menarik. Satu yang sesuai dengan spesifikasi yang saya perlukan adalah BNB Rack Premium Bike Transporter 4 Biker. Bisa di pasang pada semua mobil SUV (Sport Utility Vehicle) dan VAN, terbuat dari kombinasi almunium dan logam "rahasia" berkualitas tinggi yang dilapisi titanium powder  sehingga kekuatannya tidak usah diragukan lagi dan yang penting ada sertifikasi dari TUV. 

Untuk urusan harga,  jangan kuatir....! karena harga semua produk yang ditawarkan di Blibli.com dijamin sesuai dengan kualitas barangnya. Kira-kira istilah "harga bawa rupa" pas untuk memberi diskripsinya. Jangan lupa bisa juga pakai fasilitas cicilan lho.....! Tertarik sensasi belanja online shop ala mall  di blibli.com? Gampang, klik aja di sini!


Mesin yang satu ini lebih sering diperlukan oleh para traveller yang berbasis offroad dengan medan yang tidak "normal". Tapi saya juga melengkapi rumahmobil saya dengan alat ini. Pengalaman kami travelling di Kalimantan, derek elektrik ini semi wajib untuk hukumnya dipasang di mobil. Selain karena belum semua prasarana jalan di Kalimantan layak dilewati kendaraan umum, terkadang oranglain atau pengendara lain yang membutuhkan. Jadi tidak ada salahnya masuk dalam list peralatan yang harus kami pasang di body rumah mobil kami. Untuk derek elektrik atau electric winch  blibli.com juga memberikan beberapa jenis produk dengan model, teknis dan tentunya harga yang berbeda-beda. Untuk produk ini saya memilih yang sesuai dengan kebutuhan rumahmobil saya yaitu T-Max HEW 9500. Electric winch yang satu ini mampu bekerja sampai kapasitas bebaban sebesar 4,3 ton, dengan panjang sling 28,5 meter dengan diameter 8mm dan yang semakin membuat mantap di hati karena produk ini mendapat sertifikasi ISO, CE dan RoHS yang artinya diakui dan berstandar Eropa dan Internasional. Paparan rekomendasi teknis yang menjadi kelebihan electric winch T-Max HEW 9500  dari blibli.com antara lain, mempunyai gear ratio 161:1, artinya tergolong high speed, selenoid dan gearbox waterproof atau tahan air, motor amperenya rendah sehingga tidak boros listrik, suara relatif halus, tali slingnya cukup elastis dan mesin ini dijamin lebih tahan lama. Tertarik Bro? Tinggal klik aja di sini!



GPS adalah sebuat alat yang berfungsi sebagai sistem navigasi berbasis data satelit yang dipakai untuk mengetahui titik koordinat (posisi) suatu obyek di permukaan bumi, bisa juga untuk mendeteksi kecepatan, jarak tempuh dan waktu belahan dunia manapun scara real time. Alat ini sangat penting untuk traveller seperti kami. Apalagi travelling di Pulau Kalimantan yang masih mempunyai banyak kawasan tak bertuan yang masih jarang di lintasi manusia. Mau bertanya kepada siapa kalu kita terlanjur tersesat di tempat tak berpenghuni? Jawabannya pasti GPS! Untuk itulah saya merasa sangat perluuntuk memasang GPS Tracker di rumah mobil saya. Blibli.com memberikan banyak pilihan untuk produk GPS ini dan yang menurut saya paling cocok untuk mendukung aktifitas travelling kami di Pulau Kalimantan adalah Garmin Nuvi 50 LM GPS, yang paling menarik dari produk ini adalah real time peta Indonesia yang terperinci, Layar 5" dengan berat fisik hanya 148gr, tampilan gedung dan dataran 3Dimensi, lifetime baterai sampai 2 jam, mudah dipasang karena dilengkapi dengan brecket...lebih lengkap bisa dibaca dalam info penampilan dibawah ya! Yang penting kalau tertarik cek langsung aja di sini.


5, Tools

Alat-alat multipurpose maintenance sangat diperlukan dalam travelling. Apalagi dalam rumah mobil saya juga terdapat peralatan-peralatan pendukung seperti sepeda dan alat-alat  yang juga suatu saat memerlukan maintenance ringan. Untuk itu saya merasa perlu untuk menambahkan perlengkapan yang satu ini kedalam rumah mobil saya. Untuk perlengkapan ini blibli.com memberikan banyak opsi untuk dipilih dan saya lebih memilih SATA Tools Auto Repair Master 09509, alasanya simple karena 56 perkakas penting ini dikemas dalam koper cantik dengan ukuran yang pas (tidak terlalu makan tempat), terbuat dari chrome vanadium kualitas terbaik dan telah bersertifikasi ANSI (USA0 dan DIN (Jerman) dan yang paling menarik adalah adanya garansi seumur hidup!  Wooooooow ......kurang apa coba? Keeren kan!? Untuk Info detail produk  kilik di sini ya!




Kotak kecil yang satu sering dianggap sepele oleh sebagian besar orang, sehingga sering terlupakan. Padahal kota ini penting banget lho untuk para traveller. Memang ada beberapa kalangan yang mempercayai adanya "mitos" kotak yang satu ini justeru membawa sial, sehingga enggan untuk membawa serta ketika melakukan perjalanan/bepergian (tidak hanya travelling). Terserahlah! Tapi, bagi saya kotak P3K ini sangat penting sebagai bagian dari upaya darurat pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan, tidak hanya untuk kita pribadi saja tapi bagi siapa saja yang membutuhkan tidakan darurat itu, terutama  saat travelling. Biasanya, dalam satu kotak isinya peralatan pengobatan darurat seperti antiseptic, perban, kapas luka, obat luka dll. Saya tertarik pada ANSI First Aid 10 Person Poly White yang ditawarkan oleh Blibli.com. Isinya lengkap estimasi untuk 10 orang, desain kotak simple dan compact! Sangat cocok jadi penghuni tetap rumah mobil kami. Harganya...? Jangan tanya deh, simple banget! kalau nggak percaya klik aja di sini.  
"Sedia payung sebelum hujan adalah sebuah tindakan kecil yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang bijak!"


7, Bantal Sandaran
 

Health & Fun! itulah motto kami. Jadi dalam beraktifitas apapun dan dimanapun, kami selalu berusaha menjaga dan mengedepankan prinsip-prinsip  health & fun! didalamnya, termasuk dalam aktifitas travelling yang seolah-oleh seperti pekerjaan bagi keluarga kami. Untuk menjaga kebugaran dalam perjalanan, saya tertarik untuk melengkapi sandaran kursi jok mobil saya dengan bantal sandaran jok mobil Klikoto Elektrik Merah Hitam yang ditawarkan oleh Blibli.com. Warnanya yang eye catching dan desain yang simpel dan ergonomis, karena tinggal menyarungkan ke sandaran jok sangat cocok untuk jiwa-jiwa travellers yang selalu dinamis. Bantal sandaran elektrik ini terbuat dari serat karbon yang akan memberikan efek relaksasi yang nyaman pada saat berkendara. Sehingga bisa mengurangi efek tegang di sekitar leher akibat konsentrasi penuh saat memegang kendali setir mobil dalam waktu yang relatif lama.Tertarik juga dengan bantal ajaib ini? Informasi detailnya klik aja di sini

8. Gantungan Multifungsi
 

Konsep rumah mobil kami yang all function dengan space terbatas, mengharuskan kami "cerdas" dalam memaksimalkan celah ruang yang ada. Untuk itu kami menambahkan beberapa alat bantu praktis yang multifungsi untuk menghemat ruang. Salah satunya adalah Universal Vehicle Hanger  atau gantungan multifungsi. Sesuai namanya, gantungan ini bisa dipakai untuk menambatkan beberapa barang yang bisa di gantung seperti tas jinjing, hanger baju dan darang-barang lain yang memungkinkan untuk digantung, sehingga bisa menghemat space atau ruang dalam mobil.
Universal Vehicle Hanger ini terbuat dari kombinasi stainless dan plastik dengan kekuatan maksimal plus desain yang stylish,  fashionable. dan tentunya eye catching akan membuat ruangan mobil semakin efektif dan efisien. Bagaimana? Tertarik dengan produk kreatif dan inovatif yang satu ini? Langsung aja klik di sini untuk mendapatkan info detail produk.
Selamat berselancar dan rasakan sensasi belanja online shop ala mall di  Blibli.com.

Inilah review otomotif sekaligus paparan singkat beberapa aksesoris eksterior dan interior mobil yang sangat penting bagi para traveller (di luar aksesoris standar bawaan mobil) yang ingin membangun sebuah rumah berjalan alias rumah mobil untuk memulai hidup layak di jalanan. Siapa takut....!


Rasakan "Sensasi Belanja Online Shop ala Mall" di  Blibli.com

Cara belanja di Online Shop sangat berbeda dengan belanja secara langsung di toko atau warung di lingkungan kita (offline). Perbedaan paling mendasar adalah antara penjual dan pembeli pada tahap awal pada jual beli online tidak bertemu secara langsung, begitu juga dengan barang yang menjadi obyek jual beli tidak bisa dilihat secara langsung bentuk wujud, kuantitas dan kualitas-nya, karena proses komunikasi juga tidak secara langsung tapi melalui ruang virtual yang terhubung melaui media internet. Sehingga ada kemungkinan lost seandainya pembeli salah memilih OLShop yang tidak kredibel. Untuk itulah, hal paling penting dan mendasar yang harus diperhatikan jika ingin membeli barang di Online Shop adalah cari referensi sebanyak-banyaknya tingkat kredibilitas Online Shop pemilik barang yang akan kita beli. Untuk mencari tahu tips berbelanja online yang aman dan nyaman silakan klik di sini

Di Indonesia, Toko Online Blibli.com adalah situs e commerce ternama dan terpercaya asli
Indonesia yang tidak perlu diragukan kredibilitasnya. Sebagai pelopor mall online pertama di Indonesia yang diluncurkan sejak tahun 2011 lalu, situs e commerce  yang satu ini terus mengembangkan kreatifitasnya dalam berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya. Seperti membangun warehouse di 9 Kota besar di Indonesia dan last-mile delivery station di berbagai kota untuk mempermudah dan mempercepat delivery atau pengiriman barang kepada pelanggan. Selain itu untuk memepermudah pelanggan melakukan pembayaran, Blibli.com juga bekerjasama dengan convenience store agar pelanggan yang tidak mempunyai rekening bank tetap bisa berbelanja di Blibli.com.
Untuk memberikan user experience yang lebih bagus dan maksimal serta seamless di semua device, Blibli.com juga meluncurkan aplikasi untuk perangkat mobile yang dimulai aplikasi versi tablet tahun 2012 dan ditahun 2014 diluncurkan aplikasi mobile berbasis Android yang secara kontinyu akan terus di upgrade dan di update  fitur, teknologi dan kecanggihannya guna mempermudah pelanggan dalam mencari dan berbelanja barang yang diinginkan. Aplikasi mobile ini memungkinkan Blibli.com mengembangkan pasar dengan menjangkau daerah-daerah pelosok di seloruh
Indonesia yang sudah terjangkau koneksi internet.


Terbaru,  di ulang tahun yang ke-4 tanggal 25 Juli2015. Manajemen Blibli.com melakukan refresh the brand, yaitu dengan merubah logo dan slogan corporate. Untuk logo baru masih menggunakan warna biru, tapi tampilannya lebih fresh dengan ditambah ikon keranjang belanja sebagai identitas sebagai situs belanja online. Sedangkan untuk mempertajam visi, slogan lama "Anytime, Anywhere Shoping" diganti dengan slogan baru "Big Choices Big Deals, yang menggambarkan banyaknya pilihan produk dari brand ternama yang disertai dengan banyaknya promo menarik yang ditawarkan oleh Blibli.com.

Sebagai bagian dari review Blibli.com, berikut saya sertakan tutorial sederhana cara-cara menemukan situs Blibli.com sampai teknis bertransaksi didalamnya. Selamat mengikuti membaca, semoga bermanfaat!

Pertama, Pilih browser internet
Pilih browser pilihan anda. contoh, memakai google.











Kedua, ketik "Blibli.com" di kotak pencarian
Setelah itu ketik "Blibli.com" di kotak pencarian, hasilnya akan muncul seperti gambar dibawah  (panah merah)



Ketiga, Klik Alamat situs "Blibli.com" yang muncul dilayar Setelah muncul tampilan alamat situs Blibli.com, klik pada alamat yang dimaksud (panah merah)


























Keempat, Pilih Produk yang akan dilihat pada item pilihan
Selanjutnya akan muncul laman situs Blibli.com sepertti gambar dibawah. Bagi calon pembeli yang belum menjadi member, lebih baik mendaftar menjadi member terlebih dahulu.Caranya, klik kata Daftar, pada bagian atas sebelah kanan laman (panah merah)



Selanjutnya akan muncul laman dialog pendaftaran seperti dibawah. Selanjutnya isikan data yang dibutuhkan dalam kotak dialog dengan benar. Kalau calon member punya account Facebook, bisa mendaftar secara otomatis dengan meng-klik kotak biru dibagian bawah yang bertuliskan "Masuk dengan akun facebook".  



Setelah itu, tunggu sesaat sampai di pojok kanan atas muncul nama account anda (panah biru). Selanjutnya, member bisa mencari barang yang akan dibeli dengan cara memilih kategori yang telah tersedia di bagian kiri laman (lingkaran & panah merah), lalu Klik pada kategori pilihan anda. 


Kelima, misalkan member memilih mengeklik kategori "otomotif"
Setelah meng-klik kategori otomotif, selanjutnya akan muncul halaman seperti dibawah. Silahkan pilih lagi kategori yang anda cari di bagian sebelah kiri halaman. Sebagai contoh, misalkan memilih kategori "eksterior Mobil" (panah merah). Silakan klik di kategori tersebut.
 
 



Keenam, Pilih jenis barang yang akan dibeli
Seteleh meng-klik kategori "eksterior Mobil", maka selanjutnya akan keluar halaman seperti dibawah. Sebagai contoh, pilih kategori "rak atas mobil" maka secara otomatis akan muncul halaman yang menampilkan berbagai produk "rak atas mobil" . Kebetulan untuk kategori  "rak atas mobil" hanya ada satu pilihan maka yang muncul hanya satu item produk saja, yaitu Otoproject Polaris Roof Rack. Untuk mendapatkan info lebih detail, silakan klik pada item Otoproject Polaris Roof Rack tersebut (panah biru)





 




Selanjutnya akan muncul informasi detail tentang produk Otoproject Polaris Roof Rack seperti gambar dibawah. Silakan baca dan gali informasi tentang produk yang akan  dibeli sedetail mungkin. Bahkan kalau dirasa perlu, member calon pembeli bisa menghubungi customer care yang siap melayani pelanggan selama 24 jam penuh, dengan menggunakan saluran telepon, email dan live chatting (gambar atas, panah warna hijau). Silakan pilih yang menurut pembeli paling efektif dan efisien.

Ketuju, Yakin dengan produknya! langsung klik "beli"
Setelah merasa mantap untuk membeli produk yang dipilih, selanjutnya, silakan klik kata "BELI" dibagian atas sebelah kanan halaman (gambar bawah, panah merah).
 



Kedelapan, Notifikasi pemesanan
Setelah meng-klik kata "BELI", maka selanjutnya akan muncul halaman notifikasi ringkasan pemesanan barang, seperti gambar dibawah. Silakan dibaca dengan detail notifikasi ringkasan pemesanan yang muncul, kalau sudah sesuaidengan pesanan silakan klik kalimat "Lanjutkan pembayaran" (panah biru)


Kesembilan, Notifikasi Pembayaran
Setelah meng-klik kalimat "Lanjutkan pembayaran", maka selanjutnya akan muncul halaman notifikasi pembayaran seperti gambar di bawah. Di halaman ini pembeli diminta untuk memilih metode pembayaran yang paling pas menurut pembeli. Jika pembeli mempunyai account internet banking BCA bisa langsung klik di area panah biru, kalau tidak punya bisa memilih metode lain yang telah disiapkan dibawahnya (panah merah). Silahkan pilih mana metode pembayaran yang paling mudah dan aman untuk bertransaksi.


Setelah pembeli membayar semua tagihan sesuai dengan notifikasi yang ada melalui metode yang dipilih, maka pihak Blibli.com setelah melakukanverifikasi pembayaran, akan mengirimkan notifikasi kuitansi pembayaran via email  kepada pembeli dan selanjutnya pembeli tinggal menunggu barang datang sambil duduk manis di rumah. Semoga bermanfaat.


Belanja di Online Shop adalah sebuah keniscayaan yang akan terus menjadi trendsetter dalam budaya masyarakat urban dunia. Sudah jamak yang pertama dan yang terbesar akan menjadi rujukan utama! Jangan kemana-mana kawan, karena yang pertama dan yang terbesar\sudah ada di depan mata! Cara mudah dan aman belanja online, klik aja Blibli.com  dan rasakan sensasi belanja online shop ala mall disini!  See youuuuuu!