Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Februari 2016

Penggerak UMKM & Pariwisata Banjarmasin, Kalimantan Selatan



Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan sejauh ini memang belum dikenal luas sebagai penyedia destinasi wisata yang mumpuni bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Meskipun sebenarnya, semua destinasi wisata yang terdapat di Pulau Kalimantan sejatinya sangat layak untuk bisa berkembang dan dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelas, karena mempunyai karakter khas Pulau Kalimantan yang rata-rata bersifat endemic dan specific, dimana destinasi wisata didalamnya bersifat ekslusif yang tidak akan bisa ditemui di daerah manapun di belahan bumi nusantara bahkan dunia. 

Di Kalimantan Selatan, ada Banjarmasin Kota 1000 Sungai, Pasar Terapung alami Muara Kuin dan Lok Baintan, Kerbau rawa, Bamboo Rafting Khas Suku Dayak Meratus, Alat musik Panting, Berbagai spesies Anggrek alam endemik Pegunungan Meratus, Kain Sasirangan, Kuliner Soto Banjar, Katupat Kandangan, Kerupuk Amplang Kuku Macan dsb, tapi sayang semua potensi berkelas wahid tersebut, masih belum bisa menarik perhatian pemerintah pusat untuk ikut serta membangun dan mengembangkan potensi besar pariwisata Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan yang lebih baik lagi. Maka tidak heran, jika akhirnya pertumbuhan pariwisata di Pulau Kalimantan cenderung stagnan dan berjalan di tempat. Memang, situasi dan kondisi ini tidak serta merta mengahancurkan asa pariwisata di bumi Kalimantan. Kerasnya tempaan persaingan dunia pariwisata ternyata justru melahirkan ide-ide kreatif dan semangat untuk berkembang dari local hero yang terpancing provokasi dari otak kanan untuk terus mempertahankan bahkan mengembangkan pariwisata Kalimantan Selatan bermodalkan ide dan kreatifitas masing-masing, salah satunya adalah Selamat Budianto.




Pemuda asli kelahiran, Kota Banjarmasin  8 Mei 1976 ini adalah salah satu pelopor penggerak ekonomi dan pariwisata Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan melalui produk UMKM yang dirintisnya dari nol. Berawal dari hobinya mengoleksi berbagai pernik oleh-oleh dari berbagai daerah yang dimulai sejak kuliah di Diploma III Pariwisata, Jurusan Usaha perjalanan wisata, Universitas Merdeka Malang, akhirnya Budi Banjar panggilan akrab  Selamat Budianto, terus bergulat dengan ide dan imajinasinya untuk ikut serta menggerakkan pariwisata Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan melalui produk souvenir khas Banjarmasin/Kalimantan Selatan yang saat itu belum mempunyai ciri dan kekhasan.


Dengan tekad bulat plus sedikit nekat! Pada tahun 2010, dengan modal awal sekitar 5juta akhirnya muncul ide cemerlang untuk memulai usaha souvenir yang diberinya label b-banjar singkatan dari namanya budi banjar. Diawali dengan memproduksi “Sandal Khas Banjar”, yaitu serupa sandal jepit khas Banjarmasin yang menampilkan semua identitas Suku Banjar, seperti Bahasa Banjar, Ornamen Banjar, Kain Sasirangan, gambar Bekantan si monyet Belanda, arsitektur rumah adat Banjar, Pasar Terapung dsb. Memilih sandal jepit sebagai titik awal untuk memulai usaha souvenir khas Banjar bukan tanpa alasan. Sandal khas yang identik dengan daerah masih sedikit pemainnya, hanya ada di Bali dan Jogjakarta, dua Kota tujuan pariwisata paling ramai di Indonesia. Jadi peluang pasarnya masih terbuka lebar di daerah seperti Banjarmasin. Apalagi menurut kebiasaan, sandal jepit yang luwes, simpel dan relatif cocok dipakai kemana saja sering terlupakan dalam daftar bawaan kalau mau bepergian! Mantap juga idenya……



Gayung bersambut, permintaan pasar ternyata melebihi ekspektasi awalnya. Produksi 1000 pasang sebulan ternyata ludes terus di pasar, bahkan permintaan merembet ke produk yang lain seperti kaos, topi, tas, dan produk kreatif lainnya. Tidak mau setengah-setengah, akhirnya Selamat Budianto benar-benar serius ingin mengelola usaha yang berasal dari hobbi ini. Sebagai bukti keseriusannya, Selamat Budianto akhirnya membuka gerai souvenir b-banjar di Jalan A. Yani Km. 4,5. Jalan protokol penghubung 5 propinsi di Kalimantan. Tidak hanya memproduksi dan menjual sandal saja, Selamat Budianto melengkapi  gerainya dengan berbagai souvenir khas Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, seperti kaos, tas, dompet, topi, slayer, kain sasirangan khas Banjar, berbagai miniatur rumah Banjar, bahkan berbagai souvenir khas suku Dayak semuanya lengkap tersedia.


Untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan usaha pendukung “pariwisatanya”, Selamat Budianto juga membuatkan situsonline  yang bisa diakses dari belahan dunia manapun. Selain itu, Selamat Budianto juga mulai membangun komunikasi intensif dengan berbagai organisasi, lembaga dan institusi pemerintahan yang bergerak di bidang Pariwisata di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, termasuk dengan rekan-rekannya di perusahaan perjalanan wisata/travel. Hasilnya, berbagai pameran pariwisata mulai tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional sering diikutinya untuk memperkenalkan berbagai produk souvenir khas Banjarmasin dan Kalimantan Selatan hasil produksinya.




Perjuangan Selamat Budianto, selama 5 tahun berjibaku dengan produk souvenir khas Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, dari waktu ke waktu terus memberikan hasil positif. Salah satunya ditandai dengan munculnya banyak pesaing yang juga memproduksi berbagai souvenir khas Banjarmasin/Kalimantan Selatan dengan nama dan bentuk yang semakin beragam dan bervariasi. Melihat ini semua, sebagai inspirator sekaligus inisiator bagi tumbuh kembangnya UKM pendukung kepariwisataan di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, tidak membuat Selamat Budianto risau dan galau menatap masa depan usahanya yang mulai banyak pesaing, tapi justru membuatnya bangga! Karena usaha dan upayanya menggerakkan ekonomi sekaligus memberdayakan elemen pariwisata di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan mulai mendapatkan titik terang dan kemajuan yang signifikan. Puncaknya! Ketika gerai usaha b-banjar diakui dan masuk dalam direktori 500 UKM WOW Indonesia 2015 dalam ajang Marketeers Festivalyang digagas oleh Founder and CEO Martplus, Hermawan Kartajaya.



Di awal tahun 2016, Selamat Budianto sudah mempunyai rancangan paten untuk memperkuat pasar produk b-banjar agar tetap bisa menjadi market leader. Selain terus mengeksplorasi kekayaan dan keunikan Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan guna menambah item produk termasuk desainnya, jalur distribusi dan marketing juga tidak luput dari perhatiannya.  Salah satu ide kreatif cemerlangnya adalah mendirikan outlet gerai yang lebih luas dan lengkap bertajuk KPK singkatan dari Kaos Pariwisata Kalimantan  b-banjar dan  membuat mobile outlet b-banjar dengan memanfaatkan mobil minibus yang didesain khusus menjadi toko berjalan. Mantaaaap! 


artikel ini pertama kali di posting di Indonesiana (TEMPO.COM)  

Rabu, 28 Oktober 2015

Out Of The Box With Grand New Veloz : Serunya Sensasi Ngantor di Jalanan ....!



Ngantor di jalanan??? Emang bisa!? Trus dimana naruh meja, kursi, komputer, lemari arsip dan semua perangkat kantor lainnya?
Haaa…haaa..haa….saatnya out of the box, kawan! Ini sedikit “gila” dan nyleneh alias nggak umum untuk ukuran orang Indonesia dan semuanya semakin jadi karena kehadiran si- mobil untuk keluarga stylish, Grand New Veloz! Keluarga baru TOYOTA.
Kalau anda nggak kepingin ketularan gila jangan baca artikel ini setengah-setengah saja! Tapi harus sampai habis.....Oke!!
Kegilaan dan ke-nylenehan keluarga saya, dimulai sejak sekitar 6 (enam) tahun yang lalu,  ketika saya memutuskan untuk keluar dari “zona nyaman, aman dan mapan” saya di salah satu perusahaan retail  asing ternama di Indonesia dengan penempatan lokasi kerja di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Saat itu hampir semua orang-orang disekitar saya (kecuali istri dan anak-anak saya, tentunya) menganggap saya sudah gila!

"Apalagi yang ingin kamu cari dan dapatkan??" Begitulah sebagian besar pertanyaan yang keluar dari benak dan bibir mereka! Jabatan “mentereng” sebagai Manajer HR&GA, gengsi, gaji besar, fasilitas serba waaaah! Apa lagiiiiii?

Wajar…! Sebenarnya memang wajar kalau sebagian besar orang-orang disekitar saya menganggap saya tidak waras alias gila! Logikanya begini…” lha wong sudah nyaman duduk di tempat yang aman dan mapan, semua kebutuhan hidup keluarga sudah terpenuhi, lha kok malah resign! 
Apakah saya memang gila alias tidak waras? Ini dia jawabannya!
Memang segala sesuatu yang tidak lazim, tidak umum dan tidak biasa, selalu mendatangkan  “pertanyaan dan perhatian bahkan reaksi yang bermacam-macam pada awalnya, tidak terkecuali keputusan gila saya diatas. Tapi, semua akan berbalik 180 derajat, ketika ketidaklaziman dan semua kegilaan ternyata akhirnya memberi hasil dan manfaat melebihi ekspektasi yang telah semua orang bayangkan.
Maaf! Style pola pikir saya dan keluarga yang tidak selalu mengikuti mainstream memang memberi kesan aneh, tidak umum bahkan tidak logis di mata keluarga dan orang-orang di sekitar saya. Inilah saya! Inilah pilihan jalan hidup saya dan keluarga saya! Bukankah semua aspek kehidupan itu adalah pilihan? Sama TOYOTA saja kita disuruh memilih Grand New Avanza atau Grand New Veloz si- mobil untuk keluarga stylish! Betuuuul?


Bibit "kegilaan" kami, bermula sejak saya bersentuhan lebih intensif dengan dua produk peradaban modern abad millennium yang telah terbukti berhasil merubah tatanan kehidupan masyarakat khususnya dalam konsep ruang dan waktu., yaitu teknologi smartphone dan teknologi otomotif, pasca resign dari dunia kerja.  Dua hal inilah yang berperan besar menjadi katalisator ke-gilaan saya dan keluarga dalam memilih jalan hidup, yaitu memilih melanjutkan kehidupan dengan cara yang tidak populer, ber-wirausaha mandiri.
Saya mengawali usaha dengan memproduksi dan menjual berbagai souvenir berbahan dasar kaleng bekas dengan hiasan ornamen khas Kalimantan, seperti jam dinding, kap lampu, wadah lilin, celengan, wadah alat tulis dan banyak lagi yang lainnya, secara online. Disinilah, titik balik kehidupan saya dan keluarga benar-benar dimulai. Awalnya proses kreatif produk semuanya kami tangani sendiri, mulai dari design sampai produksi. Sedangkan untuk delivery, selain dikirim melalui jasa pengiriman paket, kami selalu meluangkan waktu di 2-3 hari di akhir minggu (weekend) untuk berkeliling mendistribusikan produk kami kepada pelanggan baik reseller mupun end user, khusus di seputaran Kalimantan Selatan dan Sebagian Kalimantan Tengah. Sambil menyelam kami minum air mungkin istilah itulah yang paling bisa mewakili acara weekend kami di lapangan. Selain tujuan utama untuk delivery, kami juga ingin melakukan survey secara langsung terhadap "pasar" kami dan satu lagi yang tidak boleh tertinggal adalah bajajalanan (bahasa banjar : jalan-jalan), karena inilah hobby kami sekeluarga sejak dulu.



Hobby bajajalanan kami semakin tersalurkan secara resmi sejak kami menemukan formulasi pembagian hari kerja dengan komposisi 4-5 hari produksi di rumah dan 2-3 hari delivery. Sejak saat itu, kami sekeluarga seperti terlahir kembali ke dunia yang baru, dunia penuh warna yang tidak semua orang bisa menikmatinya…… Sudah pasti! Hari yang paling kami tunggu-tunggu adalah pada 2-3 hari di akhir pekan (weekend). Bagi kami itulah hari yang paling istimewa. Dalam 2-3 hari itu, kami menjadikan mobil avanza kebanggan kami menjadi rumah sekaligus kantor kami. Untuk perjalanan selama 2-3 hari berkeliling Kalimantan Selatan dan sebagian Kalimantan Tengah dengan "peralatan tempur" lengkap layaknya orang melakukan tour atau ekspedisi, seperti seperangkat alat sholat, alat komunikasi (smartphone, telepon satelit, laptop, radio dan tv portable), perlengkapan berkemah (plus peralatan memasak seperlunya), bahan makanan dan minuman, peralatan mandi dan cuci. Ada yang mau ikut nggak?
Kota Kapuas

Siring Sungai Martapura

Pantai Takisung, Tanah Laut


Sekarang, bajajalanan sudah menjadi kebutuhan primer bagi kami. Tiada hari tanpa jalan-jalan! karenanya jatah 2-3 hari weekend pasti kami manfaatkan se-efektif dan se-efisien mungkin. Kami biasa menjelajahi seputaran Kota Banjarmasin dan beberapa kota yang diproyeksikan menjadi daerah penyangga atau satellite Kota Banjarmasin yang berkolaborasi membangun Kota Metropolitan dengan tajuk “Banjar Bakula” seperti Kota Banjarbaru, Kota Martapura yang terkenal dengan “Kota Serambi Makkah dan batu-batu mulia”-nya di Kabupaten Banjar, Kota Pelaihari “Jogja”-nya Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut dan Kota Marabahan di Kab. Barito Kuala. Tidak jarang juga kami sampai ke  daerah “Banua Anam” yaitu 6 (enam) Kabupaten di Kalimantan Selatan bagian utara yang meliputi Kota Rantau di Kabupaten Tapin yang terkenal sebagai lumbung batubara-nya Kalimantan Selatan, Kota Kandangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang terkenal dengan kuliner “Dodol dan Ketupat Kandangan-nya, Kota Barabai yang terkenal dengan kuliner “Apam Barabai dan obyek wisata pagat” di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kota Amuntai yang lebih dikenal dengan “Itik Alabio dan populasi kerbau rawa”-nya di Kab. Hulu Sungai Utara dan Kota Tanjung yang terkenal dengan “buah Langsat”-nya di Kabupaten Tabalong. Terkadang kami juga sampai ke “Kota Air” Kapuas, Pulang Pisau dan calon ibu kotaNegara Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah. Selain destinasi wisata yang sudah populer di Kalimantan Selatan dan tengah diatas, kami juga sering  mencari  (exploration) tempat-tempat baru yang berpotensi menjadi tempat wisata. Inilah yang kami sebut dengan bajajalanan .
Bertemu jalan bidadari di Sungai Kahayan, Palangkaraya

 Zooplant, Liang Anggang (LA)

Setiap daerah yang saya sebutkan diatas mempunyai karakter alam & lingkungan, sosial, seni dan budaya yang berbeda-beda, inilah yang kami cari! Selalu mendapatkan hal baru di tempat baru yang kami datangi. Banyak hal yang kami dapatkan dari bajajalanan ala kami ini. Selain semakin tahu banyak hal dan mengenal lebih banyak orang (guna membangun relationship), kami juga mengumpulkan dan mengabadikan banyak materi menarik seputar kehidupan social, seni dan budaya masing-masing daerah tersebut, seperti adat istiadat, tempat wisata, arsitektur, makanan khas, kerajinan dan lainnya. semuanya kami abadikan dan sebisa serta secepat mungkin kami posting di website dan beberapa media sosial milik kami sebagai bagian dari “proses marketing” usaha saya, sekaligus sebagai bagian dari niat kami untuk memperkenalkan hal-hal baru yang mungkin bermanfaat tapi belum di kenal oleh khalayak, khususnya destinasi wisata di Kalimantan Selatan. Saya berharap suatu saat bisa menyusun materi yang telah saya kumpulkan menjadi sebuah buku yang bisa dipakai menjadi panduan “pariwisata murah Kalimantan Selatan”. Gratis! Kira-kira ada nggak yang mau jadi sponsor?


Grand New Veloz si- Mobil untuk Keluarga Stylish! yang Menggoda Iman Saya!
Mobil, sudah menjadi kebutuhan primer bagi kami sekeluarga, tidak hanya sebagai alat transportasi dan mobilisasi saja, mobil adalah rumah sekaligus kantor kedua bagi kami. Sejalan dengan kemajuan usaha jual beli online yang saya jalani, mobilitas kami semakin bertambah. Karena mobil Avanza lama kami umurnya sudah mendekati 5 (lima) tahun, kami barpikir untuk meng-upgrade-nya dengan Grand New Veloz, mobil dengan exterior dan interior  stylish dan trendy lifestyle yang baru saja dilahirkan oleh pabrikan otomotif terpercaya asal Jepang, TOYOTA. Terus terang kami tidak bisa pindah ke lain hati. TOYOTA adalah bagian dari kelurga kami sejak kakek nenek saya dahulu.. 

Secara umum alasan saya memilih Grand New Veloz adalah,  
pertama, Bagi saya pribadi, TOYOTA adalah jaminan mutu dan kualitas.
Kedua, saya sudah sangat familiar dengan produk TOYOTA. Sejak kecil, mulai kakek dan nenek saya, terus lanjut ke orang tua semua pakai TOYOTA dan ketika masih bekerja, Kijang INNOVA adalah mobil dinas yang saya pakai sehari-hari. Jadi keluarga TOYOTA sudah terlanjur familiar dengan keluarga besar kami, sehingga saya tahu betul semua seluk beluknya.
Ketiga, Seri terbaru yang di beri label Grand New Veloz ini menjawab hampir semua yang menjadi kebutuhan saya dan keluarga, karenanya saya menyebut Grand New Veloz itu "Aku banget....!"
Keempat, Harganya yang “masuk akal”, masih sangat memungkinkan untuk saya jangkau plus proses kreditnya yang nggak ribet amat sangat membantu dan yang
kelima, jaringan servis dan autopart-nya yang tersebar luas tentu sangat memudahkan saya dalam hal perawatan dan pemeliharaan. Apa lagi?

Mungkin banyak yang masih penasaran sama klaim saya di point Ketiga diatas, bahwa Grand New Veloz itu "Aku banget....!"Iya nggak....?
Ini dia jawabnya! Grand New Veloz, mobil dengan exterior dan interior  stylish dan trendy lifestyle ini mempunyai 5 features utama yang benar-benar memenuhi kebutuhan kami  untuk berbagai aktifitas, terutama untuk bajajalanan.

Pertama, EKSTERIOR. 
 Jujur, sebenarnya jiwa-jiwa petualang seperti kami tidak telalu "repot" untuk urusan eksterior. Apalagi harus berurusan dengan TOYOTA! Ampun dah, pasti jaminan mutu dan kualitas. Tapi, siapa sih yang tidak ingin mempunyai mobil modis dengan tampilan sporty dan berkarakter kuat layaknya jiwa-jiwa petualang seperti kami? Look at me, please.....! Tampilan sporty, stylish dan berkelas jelas terlihat pada tampilan headlamp (lampu depan), fog lamp (lampu kabut/senja), rear lamp (lampu belakang), rear reflector (pemantul cahaya belakang), rear roof spoiler (lampu atap belakang) sekarang dilengkapi dengan lampu rem, grill depan , velg, design belakang dan tentunya rear lamp (lampu belakang). Masih belum puas? Mendingan kita lihat gambarnya yuk...!



Kedua, INTERIOR.
Naaah.... ! ini dia yang saya bilang Grand New Veloz itu "Aku banget"! Interiornya bebar-benar menjawab semua yang menjadi kebutuhan kami. Full entertainment dengan dengan 6,1" touchscreen CD, DVD, AM/FM plus koneksi USB, AUX, Bluetooth dan iPod semua siap alias ready. Design kabin yang elegan dan cukup luas, design dashbord-nya stylish dengan warna yang sporty, design  kemudi yang ergonomis delengkapi dengan sistem kontrol audio semakin elegan dalam lapisan kulit, tampilan lampu indikator yang terintegrasi dengan speedometer dengan warna kombinasi putih-biru, membuat berkendara lebih efisien dan optimal, Desaign panel power window yang elegan plus design baru pada shift knob membuat saya dan keluarga bener-bener jatuh cinta sama Grand New Veloz. Semua fiturnya sangat support terhadap aktifitas kami, bajajalanan keliling Indonesia ...ha...ha...ha... (berharap banget ada yang mau jadi sponsor.....!!!!.) sekaligus jadi "kantor" berjalan....wooooow  kereeeen!


  
Ketiga, PERFORMANCE
Ngomong-ngomong soal performance berarti kita bicara soal dapur pacu alias mesin. Jujur ya....! Saya bukanlah seorang yang baik untuk urusan yang satu ini. Justru karena itulah makanya saya dan keluarga memilih produk terpercaya dari produsen terpercaya juga, biar tidak repot urusan kedepannya....he...he...he...!
Menurut informasi dari bapak saya yang kebetulan jago masalah mesin, Mesin Dual VVT-i  (Variable Valve Timing with Intelligent) adalah sebuah sistem kerja cerdas pada mesin yang mampu menghasilkan tenaga lebih besar tapi tetap irit bahan bakar (efisien) dan ramah lingkungan. Semuanya adalah inovasi teknologi dari TOYOTA.

Naaaah, kalau cara kerjanya seperti uraian di bawah ini :

Sistem ini terdapat pada kepala silinder dan merupakan mekanisme pengatur waktu bukaan katup pada mesin. Dapur pacu masa kini dengan sistem 4-stroke memiliki katup masuk (intake) dan buang (exhaust) untuk mengontrol aliran udara dan bahan bakar masuk ruang bakar plus hasil pembakaran keluar menuju knalpot.
Dengan penerapan VVT-i, waktu bukaan katup (valve timing) bisa disesuaikan kebutuhan mesin. Sistem ini awalnya diaplikasi pada katup masuk (intake) saja. Seiring perkembangan, katup buang (exhaust) pun juga ikut dikontrol. Nah, maka lahirlah sistem Dual VVT-i.
Dengan mengatur katup masuk dan buang, pengontrolan udara masuk, maupun gas buang pada segala kondisi kerja mesin jauh lebih baik. Misal pada saat start, pengaturan dimaksimalkan agar dapur pacu segera mendapat suhu ideal. Keuntungannya, tenaga dan torsi mesin segera tersedia. Pun demikian, catalytic converter, suhu juga lebih cepat panas sehingga mampu bekerja maksimal menyaring gas buang agar hasilnya lebih ramah lingkungan.
Tak ketinggalan, saat dapur pacu sudah mencapai suhu kerja, pengaturan bukaan katup bisa disesuaikan putaran mesin. Setelannya tentu berbeda saat harus bekerja dalam kondisi macet atau digeber hingga putaran tinggi pada jalan bebas hambatan.

Jadi  jelas! Saya dan keluarga tidak salah memilih Grand New Veloz untuk dijadikan kantor bergerak. Performa mesin yang bertenaga tapi tetap irit bahan bakar plus ramah lingkungan tentu sangat cocok untuk aktifitas kami bajajalanan keliling Kalimantan Selatan dan Tengah. Mau ikut....?



Keempat,  SAFETY (KEAMANAN)
Grand New Veloz dilengkapi dengan beberapa fitur safety  yang tepatguna. Bagi saya ini sangat penting! Karena saat bajajalanan, berarti mobil kami secara otomatis telah berubah fungsi menjadi kantor dan rumah sekaligus, karena itu kami memilih mobil dengan jaminan keamanan maksimal seperti Grand New Veloz. Diantara fitur-fitur kemanan yang dimiliki oleh Grand New Veloz, saya paling tertarik dengan fitur side impact beam yaitu sistem perlindungan benturan dari arah samping pengemudi dan penumpang  plus beberapa sistem tambahan keamanan dan kenyamanan untuk bayi dan batita seperti Isofix specification, Base Assy-Child Restraint Seat, Seat Assy-Child Restratint dan Seat Sub-Assy-Child Restratint. Sedangkan fitur-fitur lainnya sebagai fitur kemanan standart tetap kami perlukan untuk bajajalanan tiap akhir pekan, seperti Immobilizer Key, ABS  (Auto Lock Braking System),  Seatbelt with Pretensioner & Force Limiter dan 3 Point Seat Belt for Center Passenger.

   


Kelima, COMFORT (KENYAMANAN)
Faktor kenyamanan merupakan elemen kelima yang membuat kami semakin jatuh cinta dengan Grand New Veloz. Untuk aktifitas bajajalanan kami yang biasa menempuh jarak ribuan kilometer selama berhari-hari faktor comfort menjadi begitu penting, karena sangat berpengaruh pada kualitas bajajalanan kami. Ruang kabin yang lebih senyap membuat anak-anak tetap betah dan nyaman ketika mereka harus terlelap dalam perjalanan. Tempat duduk yang bisa diatur posisinya dengan mudah, design kursi yang nyaman untuk bajajalanan jarak jauh dan semua itu di dukung oleh sistem suspensi yang lembut dan stabil sehingga memberi jaminan kenyamanan berkendara secara maksimal.



Hidup bersama si - mobil untuk keluarga stylish
Kawan! Berbicara soal mobil dengan exterior dan interior  stylish dan trendy lifestyle yang satu ini, sepertinya memang tidak akan ada habisnya!Sekarang tiba waktunya untuk move on! Jualan lagi.....
Oya kawan! Dengan Grand New Veloz, kami sekeluarga punya cita-cita besar yang mudah-mudahan suatu saat bisa kesampaian. Kami sekeluarga ingin keliling Indonesia! Kami ingin membuktikan sendiri bahwa Nusantara kita tercinta adalah sepenggal surga yang jatuh di dunia! Ada yang mau ikut?
Kalau mau ikut, mari terus menggali potensi terbaik dalam diri kita yang telah disediakan oleh Tuhan, selaraskan dengan irama alam yang telah menanti pilihan langkah terbaik kita. Tetap ikuti kata hatimu dengan jujur! Seperti produk TOYOTA yang bejibun, hidup ini juga menyediakan banyak pilihan. Keputusan tetap ada di tangan kita dan Tuhan-lah yang akan memilihkan jalan yang terbaik untuk kita. Tunggu apa lagi? Ayo move on bersama mobil dengan exterior dan interior  stylish dan trendy lifestyle, Grand New Veloz!
See you........




Kamis, 11 Desember 2014

Out Of The Box! Menambah Kaki-Kaki Baru…

Hidup memang seperti putaran roda pedati. Untuk menuju satu atau beberapa titik tujuan, roda memang harus berputar terus menerus sampai titik tujuan yang diinginkan. Konsekuensinya, jika sebuah roda dalam keadaan berputar maka posisi roda akan terus berubah kadang diatas, disamping kanan atau kiri dan tentu ada saatnya ada di bawah. Begitu juga perjalanan hidup saya seorang anak manusia biasa yang terlahir dengan berbagai mimpi-mimpi indah untuk menjadi manusia yang sesempurna mungkin, terutama di mata Tuhan.. Ada kalanya diatas, di tengah dan tidak menutup kemungkinan suatu saat akan berada di bawah yang kesemuanya membawa konsekuensinya masing-masing. Filosofi inilah yang menjadi referensi pertama dan utama bagi saya dalam menjalani prosesi kehidupan agar semuanya tetap berimbang

Sejak melepas pekerjaan terakhir di bidang  human resources di sebuah perusahaan retail asing dengan jabatan terakhir level manajerial, sekitar 6 tahun yang lalu, dengan bermodalkan tekad, sedikit uang plus dua etalase mungil, saya memutuskan untuk membuka kios atau toko kelontong kecil-kecilan di garasi rumah dengan konsep jemput bola (by delivery), dimana pelanggan tidak perlu repot datang ke toko tapi tinggal duduk manis dirumah, angkat telepon atau SMS maka, dalam waktu beberapa saat barang sudah sampai di depan pintu rumah pelanggan. Alhamdulillah, setelah berjibaku sekitar empat tahun, omset yang semula hanya puluhan ribu berkembang menjadi jutaan rupiah per-harinya. Karena garasi sudah tidak bisa lagi menampung item barang yang mencapai ribuan, akhirnya saya harus merelakan rumah kami untuk di modifikasi sepenuhnya menjadi toko.
Memasuki pertengahan 2013, saya membaca ada yang berubah dengan perekonomian regional Kalimantan (Selatan). Indikatornya adalah perubahan perilaku konsumen yang cenderung lebih berhemat dam menahan diri dalam berbelanja. Situasi ini mengakibatkan, turunya omzet toko secara signifikan dari hari ke hari. Memasuki tahun 2014 perekonomian regional Kalimantan (Selatan) benar-benar semakin terpuruk. Hal ini ditengarai akibat terpuruknya bisnis sektor pertambangan, khususnya batubara, yang selama ini menjadi penggerak utama perekonomian regional Kalimantan (Selatan). Meredupnya bisnis pertambangan batubara di Kalimantan (Selatan) membawa efek domino yang cukup besar dan tidak sederhana bagi perekonomian regional Kalimantan (Selatan), semua lini usaha baik yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan bisnis batubara semua ikut gulung tikar termasuk usaha toko kelontong yang saya kelola. Satu persatu pelanggan besar kami yang rata-rata perusahaan yang berkaitan dengan bisnis batubara mulai mengurangi belanja bahkan beberapa stop order karena gulung tikar alias bangkrut, sedangkan daya beli pelanggan individu dan  rumahan juga turun drastis. Memang harus diakui, perekonomian regional Kalimantan (Selatan) selama ini memang dominan tergerakkan oleh bisnis batubara.  
Celakanya, ketika perekonomian sedang stagnan, spertinya pemerintah daerah kehabisan akal dan energi untuk mendongkrak dan menggairahkan perekonomian regional sehingga mengambil langkah instant, mengijinkan beberapa jaringan retail berskala nasional yang notabene bermodal besar untuk menyerbu Kalimantan Selatan secara massive, khususnya Kota Banjarmasin dan beberapa kota satelit disekitarnya seperi Banjarbaru, Martapura dan Pelaihari. Didukung dengan modal besar yang tak terbatas, sistem chain store sampai ke kampung-kampung serta sistem teknologi informasi yang mumpuni, jelas bukan tandingan kami untuk head to head. Sudah bisa diduga akibatnya, satu-persatu pedagang-pedagang kecil di sekitar komplek kami tutup satu persatu. Diakui atau tidak itulah faktanya! Ruang gerak usaha retail bermodal menegah kebawah seperti kami yang sebelumnya sudah tertatih-tatih terkena imbas kelesuan bisnis batubara, semakin terjepit. Jangankan untuk berkembang, sekedar bisa bertahan saja wajib hukumnya untuk bersyukur.
Setelah mencoba berbagai teori dan strategi yang masuk akal, tetapi pertumbuhan omzet toko tidak juga signifikan bahkan cenderung menurun terus, disinilah kekuatan dari “kepepet” mulai bekerja. Saya harus berpikir dan bergerak cepat out of the box, keluar dari zona nyaman dan kepasrahan tanpa ikhtiar berdiri hanya pada “satu kaki” saja, yaitu toko kelontong yang sudah ada. Momentum  “titik balik” ini mengantarkan saya untuk sesegera mungkin mencari dan mendapatkan kaki-kaki baru yang memungkinkan untuk bisa tumbuh berkembang dan berjalan seirama dengan kaki yang sudah ada. Dengan menggunakan analisa SWOT sederhana, akhirnya saya memutuskan untuk sesegera mungkin  membangun kaki baru untuk menopang semakin besar dan beratnya beban pengeluaran. Pilihan jatuh pada usaha laundry, dengan pertimbangan tidak memerlukan modal kerja yang terlalu besar karena alat kerja yang diperlukan adalah alat rumah tangga yang sudah ada. Sedangkan untuk tenaga kerja, saya memaksimalkan potensi tim kerja di toko dengan sistem rolling. Alhamdulillah dalam tempo tiga bulan saja “kaki ke dua” ini sudah bisa berdiri sendiri, bahkan saya proyeksikan untuk memberi subsidi modal kerja rencana pembentukan “kaki ke-tiga” yang masih berada dalam tahap analisa kelayakan potensi usaha. Setelah sekitar seminggu mencari referensi kesana-kemari dari berbagai sumber, akhirnya saya menemukan juga jenis usaha yang paling memungkinkan untuk dibangun menjadi kaki ke-tiga.  Seperti halnya “kaki pertama dan ke-dua”, “Kaki ke-tiga” yang berhasil saya dirikan sebulan berikutnya ini, masih tetap mengandalkan “goodwill” dari “kaki pertama” toko kelontong terdahulu. Pilihan saya jatuh pada usaha PPOB (Payment Point Online  Bank) atau loket pembayaran tagihan on line dan penjualan tiket pesawat. Untuk memulai usaha ini, modal kerja yang dibutuhkan juga relative kecil, peralatan kerja yang dibutuhkan seperti seperangkat komputer dan jaringan internet semua sudah tersedia. Untuk tenaga kerja, sementara waktu saya sendiri yang mengoperasikan, jadi tidak memerlukkan tambahan biaya untuk menggaji karyawan. Sedangkan untuk modal deposit tidak ada batasan minimal alias sesuai kemampuan,.sehingga subsidi silang dari kaki ke-dua, usaha laundry untuk tahap awal sudah cukup.

Menginjak bulan ketiga, seiring jumlah pelanggan yang semakin banyak otomatis jumlah transaksi PPOB juga ikut bertambah tentu hal ini berbanding lurus dengan total fee yang saya dapatkan di akhir bulan. Waktu terus berjalan, seiring niat saya untuk mencari dan menambah kaki-kaki baru, diluar dugaan berkat kegigihan doa dan ikhtiar team saya, akhirnya pertolongan Allah SWT benar-benar datang dalam wujudnya yang nyata. Setelah melihat dan mengkaji prospek market share PPOB kami, salah satu provider PPOB dari salah satu Bank terkemuka tertarik untuk bekerjasama dalam penyediaan software  dan saldo deposit. Tidak tanggung-tanggung mereka menyediakan saldo deposit hingga seratus juta rupiah tanpa jaminan atau agunan apapun. Untuk memaksimalkan potensi yang ada, akhirnya saya merekrut satu orang khusus untuk meng-handle PPOB dan penjualan tiket pesawat. Alhamdulillah, seiring dengan semakin banyaknya pelanggan saya untuk laundry dan PPOB yang datang langsung ke counter yang letaknya satu lokasi dengan toko, ternyata juga membawa pengaruh luar biasa pada omzet toko. Secara tidak sengaja saya telah menghadirkan konsep one stop service pada pelanggan-pelanggan saya. Selain membayar tagihan listrik, pelanggan saya bisa sekalian laundry baju sekaligus berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti AMDK gallon, gas dan keperluan harian lainnya dan semuanya bisa antar jemput just by call. Pada waktu bersamaan, datang penawaran menartik dari salah satu sahabat lama yang sudah lama tidak bertemu. Kami bertemu secara tidak sengaja di situs facebook.  Penawaran menarik yang akhirnya menjadi kaki keempat saya ini berupa bisnis “kurir”, yaitu mengantar surat/paket khusus kepada customer dari lembaga perbankan dan leasing. Dengan keyakinan penuh dan didukung oleh team kerja yang solid akhirnya kaki ke-empat saya benar-benar bisa tegak berdiri untuk menopang semua beban pengeluaran kami sekeluarga. Sekarang ini saya sedang menganalisa kelayakan bisnis sebuah peluang usaha di bidang kuliner yang dulu sempat saya geluti ketika duduk dibangku kuliah. yang saya proyeksikan untuk menjadi kaki ke-lima saya. Doakan ya sobat semoga semuanya bisa berjalan dengan baik dan benar sesuai rencana saya. Amin.

Artikel ini juga bisa dibaca disini