Selasa, 08 Desember 2015

SIAMO TUTTI FRATELLI! Mari Berbagi Rezeki, Berbagi Solusi Bersama Bulan Dana PMI





SIAMO TUTTI  FRATELLI, Kita semua Barsaudara!

Kalimat legendaris yang berasal dari Bahasa Italia yang maknanya Kita Semua Bersaudara tersebut, tentu sudah akrab ditelinga para penggiat Palang Merah maupun Bulan Sabit Merah di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Kalimat SIAMO TUTTI  FRATELLI diperkenalkan oleh Henry Dunnant, salah satu pendiri Internatonal CommitteOf The Red Cross (ICRC) atau Organisasi Palang Merah International. Kalimat yang terasa full Humanity tersebut di ucapkan, oleh Sir Henry Dunnant untuk membangkitkan semangat serta membuka mata hati para sukarelawan yang diterjunkan dalam misi penyelamatan korban perang antara Perancis dengan Austria di daerah Solferino, Lambordi tahun 1859, agar para relawan bekerja secara maksimal dan professional dengan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada semua korban perang, tanpa harus membeda-bedakan kawan maupun lawan.

Banyaknya korban perang Solferino yang tidak tertangani inilah yang kelak menjadi inspirasi Henry Dunnant dengan beberapa koleganya mendirikan ICRC atau Komite Palang Merah Internasional.

Sampai detik ini, kalimat SIAMO TUTTI  FRATELLI masih sangat relevan digunakan menjadi mantra sugesti untuk menjembatani berbagai persoalan dan perselisihan yang terjadi diantara berbagai kepentingan di muka bumi. Demikian juga di Indonesia, kedalaman makna dari kalimat SIAMO TUTTI  FRATELLI tidak hanya menjadi slogan bagi berbagai kesatuan organisasi kepalang merahan dan bulan sabit merah, tapi telah menjadi sumber inspirasi sekaligus sumber spirit dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan di berbagai tempat.



SIAMO TUTTI  FRATELLI dan Semangat Berbagi

Pada dasarnya manusia adalah makhluk individual, dimana masing-masing manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan ciri  (fisik) dan pribadi (kejiwaan/psikologis) yang berbeda satu sama lain. Tidak ada satupun manusia di muka bumi ini yang  diciptakan Allah SWT dalam keadaan sama persis. Masing-masing pasti mempunyai ciri atau tanda fisik, sifat, perilaku, pola pikir yang khas sebagai pembeda satu sama lainnya.

Dalam perjalanannya, manusia akan bertemu dengan berbagai keperluan dan kepentingan. Keperluan untuk memenuhi kebutuhan dasar (primer) yaitu sandang, pangan dan papan. Kebutuhan untuk hidup sehat, kendaraan, hiburan, informasi , komunikasi dll (sekunder). Makanan enak, rumah mewah, pakaian bermerk dll (tersier). Memang, contoh klasifikasi kebutuhan manusia tidaklah absolut, artinya bisa saja bagi si-A internet adalah barang mewah, karena si-A tidak memerlukan sama sekali jaringan internet untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tapi bagi si-B internet bisa jadi merupakan kebutuhan primer, karena si-B pekerjaanya adalah seorang wartawan yang harus selalu mengirimkan berita up to date ke redaksi tempat si B bekerja. Itulah bukti manusia sebagai makhluk Individu. Masing-masing punya keperluan dan kepentingan yang berbeda-beda.

Sebagai makhluk individu yang mempunyai berbagai keperluan dan kepentingan, tentu manusia tidak bisa memenuhi sendiri semua keperluan dan kepentingannya. Sebagai contoh, tentu sangat sulit bagi si-A yang berprofesi sebagai karyawan di sebuah pabrik harus menanam padi dan merawatnya sampai panen untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, begitu pula hampir tidak mungkin kalau si-B harus menangkap ikan di laut sendiri ketika dia perlu ikan untuk lauk pauk teman makan sehari-hari. Untuk itulah, ketika manusia berdiri sebagai makhluk individu saat itu juga manusia juga berposisi sebagai makhluk sosial, yaitu makhluk yang memerlukan makhluk lain (manusia) sebagai pelengkap untuk memenuhi semua keperluan dan kepentingan bagi kelangsungan hidupnya.

Jadi, memang sudah menjadi kodratnya seorang manusia yang hidup di dunia memerlukan manusia lain untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Tidak akan pernah ada seorang manusia bisa hidup normal tanpa ada peran serta campurtangan manusia lain di sekitarnya. Inilah yang dimaksud bahwa manusia juga dikodratkan sebagai makhluk sosial.

Dalam Islam, konsep manusia sebagai makhluk sosial di jelaskan dan ditegaskan dalam hadits Rasulullah SAW, berikut

Diriwayatkan dari Jabir berkata, “Rasulullah SAW bersabda, Orang yang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seseorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (HR. Thabrani dan Daruquthni)

Kutipan hadits diatas, menjelaskan dengan gamblang peran dan posisi manusia ideal dengan konsep “kebermanfaatan”. Artinya, sudah menjadi kodrat manusia untuk saling memberikan manfaat kepada manusia lain yang ada di sekitarnya sebagai bagian dari upaya solusif mengentaskan berbagai problematika sosial masyarakat. Apalagi jaman sekarang, ketika problematika sosial masyarakat kita semakin kompleks ditengah-tengah konsep hidup egosentris yang individualis semakin mewabah. Konsep kebermanfaatan ini tentu sangat relevan dengan konsep berbagi  sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang sekarang banyak disuarakan oleh berbagai kalangan, termasuk salah satunya PMI atau Palang Merah Indonesia. Di Indonesia konsep kebermanfaatan dan berbagi dalam lingkup sosial dan budaya masyarakat bukanlah hal yang asing. Kedua konsep kearifan ini meng-ejawantah dan lebur dalam konsep kearifan lokal asli bangsa Indonesia bernama gotong royong yang telah lama menjadi pilar kehidupan dalam bermasyarakat seluruh suku bangsa yang ada di Indonesia. 
Ingin menjadi manusia yang paling bermanfaat? Mari bulatkan tekad, kuatkan semangat Ayo Peduli Bantu sesama!




Bersama Palang Merah Indonesia, Ayo Peduli Bantu Sesama!!!

Dengan slogan “Setetes darah anda, nyawa bagi sesama”, PMI berkomitmen untuk membantu pemerintah  dalam semua kegiatan sosial kemanusiaan. Tidak hanya kegiatan yang berhubungan dengan “darah” saja, tapi juga mencakup semua kegiatan sosial kemanusiaan yang diakibatkan oleh berbagai hal (bencana alam, konflik sosial, perang dll), seperti penyediaan dapur umum,  evakuasi korban bencana alam, pelayanan kesehatan, penyediaan fasilitas ambulan, pelayanan pemulihan psikososial, pemulihan hubungan keluarga, pembinaan generasi muda dan relawan, pengadaan dan pengelolaan sanitasi dan air bersih, dan sosialisasi perihal kepalangmerahan.

Sebagai perhimpunan atau organisasi nirlaba, tentu untuk menjadikan PMI sebagai satu-satunya operator kegiatan kemanusiaan “resmi“  pemerintah yang kuat, tangguh dan berdaya guna tinggi bukanlah perkara mudah bila tidak didukung dengan manajemen organisasi yang mumpuni plus  akses pendanaan yang kuat, kontinyu dan transparan. Memang, Indonesia bukanlah Negara yang sedang dalam keadaan perang, tapi potensi konflik sosial dan bencana alam yang begitu besar tentu sudah seharusnya kita semua ikut berperan secara aktif menjaga stabilitas dan elektabilitas PMI agar tetap bisa eksis memberikan peran dan fungsi terbaiknya untuk seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan.


Mari Berbagi Rezeki, Berbagi Solusi di Bulan Dana PMI

Untuk memperkuat fungsi dan peran PMI dalam tugas-tugas sosial kemanuasiaan di seluruh wilayah Indonesia, selain pola manajerial yang mumpuni dan accountable, PMI sangat memerlukan sumber pendanaan yang kuat. PMI memerlukan uluran tangan kita, seluruh masyarakat Indonesia. Untuk keperluan itu PMI menggelar Bulan Dana PMI dengan memberi kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berperan dan berkontribusi secara langsung dalam kegiatan kemanusiaan dengan cara berdonasi ke PMI.

Kenapa harus PMI? Kan banyak organisasi atau lembaga kemanusiaan lain yang ada di Indonesia!? Pasti banyak diantara masyarakat kita yang bertanya-tenya seperti itu. Iya nggaaaak?  Begini, sebenarnya tidak harus ke PMI untuk memberikan donasi atau sumbangan apalagi untuk kemanusiaan! Iya kaaan!? Hanya saja, beberapa catatan berikut mudah-mudahan membantu masyarakat lebih memahami "Kenapa sebaiknya menyalurkan donasi dana kemanusiaan melalui PMI!?"
  • PMI adalah organisasi resmi yang dibentuk oleh pemerintah sebagai gaerda terdepan dalam berbagai upaya kegiatan kemanusiaan di Indonesia. Berbekal pengalaman dan manajemen yang accountable, kredibilitas manajemen PMI tidak usah diragukan lagi.
  • Jaringan PMI yang tersebar luas di seluruh Indonesia, lebih memungkinkan menjangkau semua kepentingan kegiatan kemanusiaan yang diperlukan sampai seluruh pelosok Indonesia.
  • PMI adalah satu-satunnya lembaga yang diberi wewenang pemerintah untuk mengelola bank darah di Indonesia. Seperti kita ketahui darah termasuk sebuah obyek vital yang perlu dikelola dengan baik dan benar dari hulu sampai hilir yang tentunya memerlukan dana yang tidak sedikit.
  • Seiring dengan kebutuhan dalam operasi kemanusiaan yang semakin kompleks, sekarang PMI tidak hanya berkutat dengan darah saja, tapi telah berkembang menjadi organisasi kemanusiaan multipurpose yang siap untuk memberikan solusi bantuan kemanusiaan berikut permasalahan-permasalahan ikutan yang muncul sebagai dampak terjadinya masalah-masalah utama kemanusiaan. Sebut saja aksi PMI menyediaan dapur umum masal ketika terjadi bencana kemanusiaan di seluruh pelosok Indonesia, pembinaan kawulamuda melalui program PMR, penyediaan klinik layanan kesehatan, layanan terapi psikososial dll. Sudah pasti semuanya memerlukan dana.
Pada dasarnya, PMI dengan senang hati menerima bantuan masyarakat dalam bentuk apapun selain darah dan dana, asal tepat guna dan berdaya guna dalam kegiatan operasional PMI, hanya saja  donasi dalam bentuk dana atau uang tetap menjadi prioritas utama PMI. Untuk memberi kemudahan dan keamanan kepada masyarakat yang ingin berdonasi dalam bentuk uang, PMI memberi himbauan kepada masyarakat, agar mendonasikan dananya melalui rekening resmi yang telah di publikasikan melalui situs resmi PMI. seperti dibawah ini :



Hidup ini indah, dan akan semakin indah dan penuh makna ketika hidup kita memberikan manfaat untuk hidup orang-orang yang ada di sekitar kita. Berbagi sebagian rezeki yang kita miliki dengan orang-orang disekitar kita yang membutuhkan merupakan salah satu dari ungkapan rasa syukur kita kepada Sang Maha Pemberi Rezeki dan bisa menjadi “takdir” pembuka jalan solusi bagi permasalahan kemanusiaan saudara-saudara kita yang membutuhkan. 

Saudaraku semua, Ayo Peduli Bantu Sesama! SIAMO TUTTI  FRATELLI, Kita semua bersaudara! Bersama Bulan Dana PMI  mari kita menjadikan hidup lebih hidup....







 http://citizen6.liputan6.com/read/2356908/yuk-ikut-lomba-blog-bulan-dana-pmi-berhadiah-total-rp-15-juta




21 komentar:

  1. Balasan
    1. Makasih banyak Mas MAM....SEMOGA DOA DAN APRESIASINYA MENDAPATKAN BANYAK BERKAH

      Hapus
  2. Maaf mas sejak kecil dulu kita sudah akrab dengan PMI dengan karcis kecil itu lho. Kalau tidak salah bayarnya 250 rupiah aja dulu. semoga amanah dan istiqomah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin! Terima kasih apresiasi dan doanya mas Venica....salam!

      Hapus
    2. Maaf manggilnya Mas apa mbak ya....?

      Hapus
    3. Maaf kebetulan saya juga mempunyai kisah yang menarik soal nama....! Kebetulan nama saya juga ambigu, bisa bikin orang bingung mau panggil mas apa mbak....he...he...he....

      Kalo pengen tahu kisahnya klik aja di sini http://kartikaeka4277.blogspot.co.id/2015/12/penting-kenali-dulu-jenis-kelamin-nama.html

      Hapus
  3. Membantu itu emang harus, karena kita akan pernah bisa hidup sendiri. Salam kenal :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih apresiasinya! Salam kenal balik ya mas....

      Hapus
  4. Keren artikelnya, semoga menang ya, amin :-) kunjungan baliknya di http://amir-silangit.blogspot.co.id/2015/12/inilah-alasan-mengapa-orang-sakit-di.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insha Allah saya akan datang dan berkunjung mas Amir Mahmud!

      Hapus
  5. Tulisan keren detail dan semoga menang lombanya ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah! Terima kasih mas Fakhruddin atas doanya...mudahan diijabahi yang Maha Menentukan.....Amin.

      Hapus
  6. Keren om artikelnya. semoga menginspirasi semua pembaca dan pada ikut berpartisipasi di bulan PMI.DAN semoga dapat reward sesuai dengan jerih payahnya.amin.

    BalasHapus
  7. Makasih ya dah mau kasih apresiasi! Mudahan bermanfaat untuk semua....

    BalasHapus
  8. Asal tidak ada korupsi di dalam tubuh PMI!

    BalasHapus
  9. Semoga mmbawa keberkahan, amin! salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin! Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan. Terimakasih dah mau memberi apresiasi! Salam

      Hapus
  10. weeeee sukses selalu kange! hidup memang indah dengan saling berbagi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cak Slamet yok opo kabare? Kapan jalan-jalan ke Kapuas?

      Hapus